Bupati Kolaka; ASN Yang Belum Divaksin TPPnya Tak Akan Dibayarkan

  • Whatsapp
Bupati Kolaka; ASN Yang Belum Divaksin TPPnya Tak Akan Dibayarkan

 

KOLAKA, UPEKS.CO.ID–Bupati Kolaka H Ahmad Safei mengaskan bahwa bagi setiap Aparatur Sipil Negara(ASN) yang belum divaksinasi baik dosis I dan dosis II maka Tunjangan Pendapatan Pegawaia(TPP) tidak akan dibayarkan.

Bacaan Lainnya

“Saya minta Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia agar mengeluarkan surat terkait hal itu,”tegas Bupati Safei di aula Sasana Praja Pemda Kolaka kemarin saat memimpin rapat koordinasi strategi percepatan vaksinasi Covid-19 dalam rangka menghadapi hari raya Natal 25 Desember 2021 dan menyambut tahun baru 2022.

Lanjut Safei yang didampingi Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa dan Dandim 1412 Haluoleo Kolaka Letkol INF Riza WP Setyawan menegaskan bahwa bukan hanya ASN yang tidak dibayarkan TPPnya, tetapi juga semua perangkat desa tidak dibayarkan TPPnya kalau tidak divaksin.

Rapat koordinasi strategi percepatan vaksinasi Covid-19 ini juga dihadiri Satgas Covid-19, jajaran Kepala Oragnisasi Perangkat Daerah(OPD) Pemda Kolaka, dan para Camat se Kabupaten Kolaka. Menurut Bupati Kolaka bahwa target Herd Immunity bisa dicapai dengan bilama semua unsur berkolaborasi dengan.

“Saya yakin target 70 persen untuk mencapai Herd Immunity bisa dicapai apabila kita semua berkabolarasi dengan baik,”ujar Safei.

Ia berharap sasaran vaksinasi Covid-19 selanjutnya agar lebih mengutamakan desa/kelurahan yang masih rendah masyarakatnya divaksinasi.

“Jadi vaksinasi selanjutnya kita prioritaskan bagi wilayah desa/kelurahan yang masih rendah masyarakatnya divaksinasi,”harap Bupati.

Selain itu Bupati juga menghimbau kepada semua Satgas Covid-19, dan semua aparat sampai tingkat dusun agar senantiasa melakukan pengawasan di lapangan terhadap kedisiplinan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan.

“Ini yang harus kita selalu sampaikan kepada masyarakat agar jangan lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan, dan segera mendaftarkan diri yang belum divaksinasi,”kata Safei.(pil)