BPJS Kesehatan Palopo Tinjau Ulang Kualifikasi Klinik Bersalin Nashirah

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Palopo Tinjau Ulang Kualifikasi Klinik Bersalin Nashirah

Bacaan Lainnya

 

Palopo, upeks.co.id – Setiap tahunnya BPJS Kesehatan melakukan kegiatan rekredensialing terhadap seluruh fasilitas kesehatan yang akan melakukan perpanjangan kerja sama di tahun berikutnya. Hal tersebut dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Harbu Hakim menjelaskan, kekredensialing sendiri merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan untuk memastikan kualifikasi fasilitas kesehatan terpenuhi, baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Selain itu rekredensialing juga bisa menjadi media untuk evaluasi yang luarannya adalah menyetujui atau menolak perpanjangan kerja sama dengan fasilitas kesehatan.

“Penilaiannya didasarkan pada aspek administrasi mutlak dan aspek teknis. BPJS Kesehatan akan terus berupaya untuk meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS, salah satunya dengan menggandeng klinik utama dalam kerja sama memberikan pelayanan kepada kepada peserta Program JKN-KIS, agar peserta memiliki pilihan dalam melanjutkan pengobatannya,” ujarnya saat melakukan proses kredensialing bersama Dinas Kesehatan Kota Palopo ke salah satu klinik utama, yakni Klinik Bersalin Nashirah, Senin, (15/11).

Dalam proses rekredensialing diketahui bahwa Klinik Nashirah memiliki tenaga medis yakni 1 orang dokter spesialis obgyn, 1 orang dokter umum, 1 orang perawat dan 5 orang bidan. Untuk ketersediaan kamar sendiri, Klinik Nashirah memiliki 1 kamar VIP, 3 kamar kelas 1, 1 kamar kelas 2 dan 1 kamar kelas 3.

“Kerja sama yang terjalin dengan BPJS Kesehatan adalah merupakan perkembangan pelayanan kesehatan yang harus didukung. Kami senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta Program JKN-KIS. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut sehinga memudahkan peserta JKN-KIS maupun masyarakat luas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan spesialis selain dari rumah sakit,” tutur Ketua Yayasan Klinik Bersalin Nashirah, Nashirah.

(nf/va).