Siswa SMK Negeri Selayar Kembali Jalani Vaksinasi Tahap Dua

  • Whatsapp
Siswa SMK Negeri Selayar Kembali Jalani Vaksinasi Tahap Dua

Selayar, Upeks.co.id-  Usai melakukan Vaksinasi tahap pertama beberapa pekan lalu. Kali ini siswa atau taruna taruni SMK Negeri 3 Selayar kembali jalani vaksinasi tahap dua di Ruang rapat guru SMK Negeri 3 Selayar, Selasa (23/11/2021) pagi.

Kegiatan Vaksinasi Covid- 19 untuk peserta didik diselenggarakan oleh Polres Kepulauan Selayar.

Bacaan Lainnya

Dengan menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi covid- 19 di hadiri beberapa Personil Polres Kepulauan Selayar, tenaga kesehatan RSUD K.H. Hayyung, para guru dan staf SMK Negeri 3 Selayar serta siswa atau taruna taruni SMK Negeri 3 Selayar yang akan melakukan vaksinasi covid- 19 tahap dua.

Seperti biasa, sebelum vaksinasi berlangsung terlebih dahulu seluruh siswa  diberi sarapan pagi oleh pihak sekolah SMK Negeri 3 Selayar dan selanjutnya melakukan screening kepada siswa oleh pihak Nakes untuk mengetahui ada gejala atau tidak karena menjadi persyaratan sebelum siswa diberikan vaksinasi covid-19.

Terpantau, tidak hanya peserta didik yang sangat antusias menyambut vaksinasi tersebut, melainkan guru gurunya juga aktif mengarahkan peserta didik dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Selayar, Andi Ahmad, S.Pd., mengatakan bahwa vaksinasi Covid- 19 ini bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh. Selain mendukung Program Nasional tentunya vaksinasi ini juga bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Vaksinasi covid- 19 untuk peserta didik juga dilakukan dengan sebelumnya meminta persetujuan dari orang tua siswa dan kalau disetujui maka akan dilakukan vaksin, terlebih lagi dilakukan screening oleh pihak Nakes untuk memastikan ada gejala atau tidak karena menjadi persyaratan sebelum siswa divaksin,” ucap Andi Ahmad melalui via telpon saat dihubungi Awak media, Selasa (23/11).

Lanjut Andi Ahmad mengungkapkan bahwa  aturannya untuk tatap muka bisa berlangsung, selain guru gurunya yang sudah divaksin maka anak anak juga harus di vaksin kecuali mereka yang memiliki penyakit bawaan atau penyerta.

“Olehnya itu ia berharap kepada orang tua siswa agar bisa memahami dan memberikan persetujuan kepada anak anaknya untuk di vaksin karena ini demi masa depan anak anak kita,” tandasnya.

Dari data yang dihimpun media ini, adapun jumlah siswa yang divaksin tahap pertama sebanyak 85 orang dan untuk vaksinasi tahap dua sebanyak 89 orang yang sudah mengisi formulir dan juga ada penambahan sekitar 10 orang siswa untuk melakukan vaksinasi tahap pertama tapi baru sebagian yang divaksin karena sebelumnya diminta untuk mengisi formulir dan persetujuan dari  orang tua siswa. (Sya)