Rumah Bernyanyi Inul Vista Parepare Labrak Aturan PPKM, Aparat Diharap Bertindak Tegas 

  • Whatsapp
Rumah Bernyanyi Inul Vista Parepare Labrak Aturan PPKM, Aparat Diharap Bertindak Tegas 

 

PAREPARE, UPEKS.co.id – Rumah bernyanyi Inul Vista yang berada di Jalan Andi Makkasau, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, kepergok beroperasi, pada Kamis (25/11/2021) malam kemarin.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dinilai melabrak Surat Edaran Nomor 060/56/GT.Covid-19 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Parepare, Jumat (26/11/2021).

Rumah bernyanyi ini sekaligus melabrak Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2021 dan Peraturan Wali (Perwali) Kota Parepare Nomor 31 Tahun 2020, sebagaimana yang tertera dalam surat edaran yang berlaku mulai 23 November 2021 hingga 6 Desember 2021.

Hal ini diketahui setelah Camat Soreang, Dede Harirustaman mendapatkan informasi jika rumah bernyanyi ini beroperasi. Didampingi Lurah Watang Soreang, Hariyadi, dan Lurah Ujung Lare, Suriansyah, memastikan informasi tersebut dan mendapati rumah bernyanyi Inul Vista beroperasi dengan akal licik yang menggembok pintu dari luar, kini terbongkar.

Salah seorang wanita yang diketahui merupakan Manager Inul Vista Parepare mengakui, jika nekat beroperasi atas perintah bosnya. “Jelas mi, tidak mungkin atas perintah saya, karena bukan punya saya,” ucapnya.

Camat Soreang, Dede Harirustaman, mengatakan, sampai saat ini, rumah bernyanyi di Parepare belum diizinkan.

“Ini memang sudah beberapa hari yang dilaporkan kepada kami. Ini malam kami mengecek, karena ini dia sengaja ditutup, digembok, padahal customer ada di dalam,” ungkapnya saat ditemui didepan Inul Vista.

Menurut pengakuan dari sejumlah pengunjung kata dia, rumah bernyanyi ini diketahui beroperasi melalui story yang dibagikan oleh teman-temannya di media sosial.

“Ada juga sempat cuma melintas namun melihat pintu rumah bernyanyi ini terbuka, kemudian bertanya akhirnya mereka singgah. Ada satu orang juga ditemukan dari luar daerah. Ini lah saya mohon kepada masyarakat, bahwa untuk rumah bernyanyi selama masih masa pandemi ini belum ada diizinkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Parepare,” ujar Dede.

Camat Soreang didampingi dua lurahnya itu mengambil langkah tegas dengan menyegel rumah bernyanyi tersebut, bahkan jika segelan lakban itu berani dirusak, dia tak segan untuk melaporkan sesuai peraturan yang ada.

“Saya telah menyampaikan kepada manajernya, saya segel walaupun menggunakan lakban, dan saya sampaikan saya tidak mau melihat segel atau pun isolasi ini rusak sebelum pemilik Inul Vista ini menghadap ke Satgas. Jika segel itu dirusak sebelum menghadap ke Satgas, kami akan laporkan sesuai dengan peraturan yang ada,” tegas Dede.

Sementara, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Parepare, Fadly Agus Mante, membeberkan, dari pantauannya beberapa hari terakhir, rumah bernyanyi Inul Vista ini telah beroperasi meski belum diizinkan.

“Beberapa hari ini kami pantau memang terbuka, padahal program pemerintah khususnya Tim Gugus Covid-19 di Parepare itu sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah timbulnya kerumunan yang ada dan aktivitas berpotensi penyebaran Covid-19. Ini merupakan suatu bentuk pembangkangan, kenapa mesti buka, padahal belum diperbolehkan untuk beroperasi,” ungkapnya.

Ketua Pemuda Pancasila Parepare ini berharap, kepada pihak yang berwenang untuk segera menindak pelaku usaha yang tak mengindahkan aturan PPKM yang berlaku.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Parepare, Ariyadi, saat dihubungi via whatsapp mengatakan, jika pihaknya telah memangil pemilik dari rumah bernyanyi Inul Vista usai ditemukan beroperasi.

“Sudah kita panggil itu yang punya, dia mau menghadap ke Pak Sekda, tapi nda pernah ketemu, makanya dia coba buka. Tapi saya sampaikan bahwa jangan dulu, karena belum ada surat edaran untuk buka,” tandasnya. (Andi Ukki)