Polisi Dalami Tewasnya 2 Mahasiswi di Parepare saat Diksar

  • Whatsapp
Polisi Dalami Tewasnya 2 Mahasiswi di Parepare saat Diksar

PAREPARE, UPEKS.co.id – Puluhan peserta Pendidikan Dasar (Diksar) merupakan Mahasiswa dan Mahasiswi dari perguruan tinggi di Kota Parepare, dievakuasi setelah terseret arus di salah satu lokasi berada di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, kemarin, Senin (29/11/2021).

Hal itu diketahui setelah beredarnya sejumlah foto yang dibagikan salah satu mahasiswi, dalam foto yang dibagikan itu terlihat sejumlah mahasiswa dan mahasiswi berpegangan disebuah pohon ditengah sungai dengan kondisi arus air tinggi dan cukup deras.

Bacaan Lainnya

Juga terlihat mahasiswi yang mengenakan jilbab abu-abu sambil merangkul mahasiswi yang mengenakan jilbab coklat berada di samping dengan kondisi ketakutan.

Sekitar pukul 19.00 WITA, Tim Basarnas dan BPBD Parepare, terus mencari peserta Diksar yang hanyut terbawa arus, dibantu sejumlah relawan dan masyarakat sekitar. Proses evakuasi dilakukan hingga pukul 21.50 WITA, sempat mengalami kendala akibat minimnya pencahayaan dan kondisi jalan yang terjal. Sejumlah peserta Diksar berhasil dievakuasi, dilarikan ke puskesmas terdekat dan RSUD Andi Makkasau, menggunakan ambulans Call Center 112.

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, saat dikonfirmasi mengatakan, korban yang ditemukan meninggal 2 orang dengan jenis kelamin perempuan.

“Informasi kita dapat, mereka melaksanakan kegiatan Diksar, pendidikan dasar untuk KSR. Kalau untuk Diksar ini satu TKP,” ungkapnya.

Karena jumlah pesertanya masih simpang siur lanjut mantan Kapolres Barru ini, pihaknya masih mendalami insiden yang menewaskan 2 mahasiswi itu.

“Untuk TKP memang ditengah sungai, karena ketika kondisi normal, lokasi itu sebagai daratan, namun ketika air melimpah atau bibit air meningkat, daratan itu menjadi sungai,” tutur Welly Abdillah.

Informasi dihimpun UPEKS.co.id, seorang peserta belum ditemukan berada dibilangan Lappa Angin, akibat kondisi dan cuaca tak mendukung, sehingga proses pencarian pun dihentikan dan dilanjutkan esok hari. (Andi Ukki)