Optimalkan Peran Masjid di Tengah Masyarakat, BSI Region XI Makassar dan DMI Jalin Kerja Sama

  • Whatsapp
Optimalkan Peran Masjid di Tengah Masyarakat, BSI Region XI Makassar dan DMI Jalin Kerja Sama

MAKASSAR, UPEKS.co.id — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region Office XI Makassar dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Wilayah Indonesia Timur tindak lanjut atas Kerjasama dan Sinergi yang telah dilakukan Kantor Pusat BSI dengan DMI Pusat melalui optimalisasi peran masjid untuk penguatan ekonomi masyarakat.

Hal ini sebagai langkah awal, BSI dan DMI akan mengimplementasikan layanan QRIS untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi Zakat, infak, shadaqah dan aktivitas keuangan lainnya untuk masjid.

Bacaan Lainnya

Penandatanganan kesepahaman optimalisasi masjid tersebut dilakukan oleh Regional CEO BS Ficko Hardowiseto sekaligus dengan 3 DMI yang berada di Provinsi Sulsel, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Disaksikan oleh Direktur BSI Anton Sukarna dan Sekjend DMI Sulsel H.M Amin Syam, di Kantor Wilayah BSI RO XI, Graha Syariah Indonesia, Makassar (15/11/2021).

Direktur Distribution dan Network BSI, Anton Sukarna mengatakan saat ini masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat peradaban bagi umat Islam. Karena masjid dapat berfungsi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi umat, seperti penyelenggara Baitul Maal, unit pelayanan zakat, infaq dan sedekah. Oleh karena itu, masjid menyimpan potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus menjadi pilar penting terwujudnya cita-cita Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Anton juga menyebut era digital yang cepat dan dinamis harus juga direspon oleh industri perbankan syariah e-commerce, fintech, koperasi syariah maupun masjid perlu mengambil peran ini sehingga potensi ekonomi kerakyatan salah satunya potensi ZISWAF yang mencapai Rp500 triliun dapat dikelola dengan baik, transparan, digital.

Melalui kerjasama ini, BSI berkomitmen untuk menyediakan layanan untuk masjid-masjid di bawah naungan DMI berupa Layanan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) untuk mempermudah penerimaan Kas dan ZISWAF dari jamaah secara cashless, sekaligus menyukseskan tercapainya target 12 juta merchant QRIS yang dicanangkan oleh Bank Indonesia di tahun ini.

Rekening pengelolaan dana masjid lengkap dengan layanan net banking dan jasa perbankan syariah lainnya, serta Aplikasi Digital Masjid yang dapat menghadirkan keterbukaan informasi keuangan, informasi ibadah maupun kajian masjid yang dapat diakses baik oleh pengurus maupun jamaah masjid secara realtime kapanpun dan di manapun.

“Kedepannya, kami berharap dapat bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia dibawah dukungan Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pengelolaan dana masjid, sehingga semangat untuk memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid dapat tercapai,” ungkapnya.

Sementara Sekjend DMI Sulsel H.M Amin Syam memberikan apresiasi kepada BSI RO XI yang segera melakukan tindak lanjut atas kerjasama yang telah dilakukan BSI pusat dengan DMI Pusat untuk mengembangkan ekosistem masjid secara professional.

Ia menjelaskan ekonomi syariah memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Amin Syam menyebut pembiayaan mudharabah yang menjadi salah satu produk unggulan perbankan syariah sebenarnya tidak berbeda jauh dengan modal ventura yang sedang menjadi trend pembiayaan saat ini, namun dengan sistem bagi hasil. Untuk itu, Amin Syam menyambut dengan positif kerja sama yang dilakukan antara DMI dan BSI agar bisa menjadi salah satu jalan memakmurkan masjid.

“Yang kita lakukan hari ini bersama-sama semoga mempunyai manfaat, karena masjid memiliki potensi untuk menjadi costumer. Semakin makmur jamaah, akan makin makmur masjidnya. Kerjasama ini penting untuk mendorong jamaah mengamalkan kebaikannya. Jadi sistem syariah ini luar biasa kalau dijalankan dengan sistem yang baik. Kita mengapresiasi BSI yang bisa berkembang,” ucap Amin Syam.

Sementara Asisten Manajer Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Muh Surya Alif Utama menuturkan kerjasama tersebut disambut positif BI. Ia mengatakan apa yang dilakukan BSI dan DMI ini, karena masjid adalah tempat yang strategis untuk pemberdayaan umat.

“Dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi, digitalisasi dan inovasi adalah kuncinya. Ada 3 manfaat inovasi dan digitalisasi, yaitu meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan partisipasi dalam segala aktivitas,” tutupnya.(Rasak)