Mobile JKN Buat Peserta JKN-KIS Sadar Jaga Pola Hidup Sehat

  • Whatsapp
Mobile JKN Buat Peserta JKN-KIS Sadar Jaga Pola Hidup Sehat

 

Watampone, Upeks.co.id – Hadirnya aplikasi Mobile JKN saat ini dirasakan sangat bermanfaat di tengah pandemi Covid-19. Cukup dengan mengunduh Aplikasi Mobile JKN, peserta JKN-KIS tak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan lagi, sebab urusan peserta dapat dilakukan melalui fitur-fitur yang terdapat pada Mobile JKN tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam aplikasi Mobile JKN terdapat fitur screening riwayat kesehatan. Screening riwayat kesehatan merupakan bentuk deteksi dini untuk penyakit yang berbiaya besar dan menjadi perhatian pengendalian oleh BPJS Kesehatan. Langkag ini bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko penyakit kronis peserta.

Rosnaeni (32) adalah salah satu peserta JKN-KIS yang merupakan warga Lalabata, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Ia mengakui telah merasakan manfaat layanan screening melalui Mobile JKN.

“Saya tidak perlu lagi berkunjung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mendapatkan pelayanan screening riwayat kesehatan. Pada saat pengisian kuesioner, bahasa yang disajikan sangat mudah untuk dipahami sehingga tidak sulit untuk mengisi kuesioner tersebut,” ungkapnya, Jumat (29/10).

Ia mengungkapkan bahwa dirinya pun akan merekomendasikan apliasi Mobile JKN kepada seluruh kerabat dan keluarga, mengingat beragam kemudahan layanan yang bisa didapatkan hanya melalui Mobile JKN.

“Tak sampai disitu, manfaat yang saya rasakan juga yaitu terdapat edukasi untuk menjaga kesehatan secara mandiri dengan menjaga pola hidup sehat serta menyarankan untuk melakukan latihan fisik rutin selama tiga puluh menit per hari. Melihat manfaatnya, saya tentu akan merekomendasikan kepada kerabat serta masyarakat Soppeng untuk melakukan screening riwayat kesehatan dengan melalui Mobile JKN,” ujar Rosnaeni.

Rosnaeni hanya satu dari sekian banyak orang yang telah merasakan manfaat aplikasi Mobile JKN. Ia berharap manfaat ini dapat dirasakan oleh banyak orang dan bisa memfasilitasi lebih banyak lagi masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan.