M Yahya Sosialisasi Perda Penyertaan Modal Pemkot Makassar

  • Whatsapp
M Yahya Sosialisasi Perda Penyertaan Modal Pemkot Makassar

MAKASSAR, Upeks.co.id–Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Makassar, M Yahya melakukan sosialisasi Peraturan perundang-undangan Tahun Anggaran 2021 Angkatan XX terkait Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2009 tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Makassar Kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, di Hotel Dalton Makassar, Selasa 30 November 2021.

Menurut anggota legislatif asal Partai Nasdem ini, untuk memahami arti dari penanaman modal, penanam modal, dan modal kita bisa melihat pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal. Pasal 1 angka 1 UU Penanaman Modal menjelaskan bahwa Penanaman modal adalah segala bentuk kegiatan menanam modal, baik oleh penanam modal dalam negeri maupun penanam modal asing untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia. 

Bacaan Lainnya

“Pasal tersebut memberikan titik tekan pada kegiatannya, yaitu menanam modal. Kegiatan mana dapat dilakukan oleh penanam modal dalam negeri atau pun penanam modal asing yang berasal dari luar Indonesia. Pada akhir pasal tersebut juga menegaskan bahwa undang-undang ini mengatur kegiatan menanam modal yang usahanya dilakukan di wilayah negara Republik Indonesia. Sehingga undang-undang ini tidak mengatur kegiatan menanam modal yang usahanya dilakukan diluar wilayah negara Republik Indonesia,” ungkapnya. 

Pada bagian lain dikatakan, pengertian penanaman modal dan penanam modal sebelumnya,  maka modal merupakan apa yang ditanam (aset) dalam kegiatan penanaman modal oleh pihak penanam modal. “Apa yang ditanam dapat berupa uang atau bentuk lain selain uang yang memiliki nilai ekonomis. Jika uang atau bentuk lain selain uang yang ditanam tersebut tidak memiliki nilai ekonomis maka ia tidak dapat dikategorikan sebagai modal atau aset,” tandasnya dalam kegiatan yang dipandu Muhammad Yusran, S.KM.M Yahya Sosialisasi Perda Penyertaan Modal Pemkot Makassar

Sementara Sekwan DPRD Kota Makassar Dahyal, S.Sos. M.Si mengungkapkan, peraturan daerah harus untuk diketahui masyakarat. Itulah menjadi tujuan diselenggarakannya sosialisasi. “Manfaat dari sosialisasi ini yang pertama tentu ajang silaturahmi dengan anggota dewan. Kedua, masyarakat mengetahui tentang perda itu sendiri,” ujarnya.

Pernyataan modal yang dijadikan peraturan daerah, karena penyertaan modal harus diketahui masyarakat, sebagai upaya peningkatan produktivitas dan pemanfaatan kekayaan milik pemerintah daerah dalam kerjasama yang saling menguntungkan. Tujuannya dari penambahan modal penyertaan  modal untuk menunjang Investasi.

Sebelumnya Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza S.STP, M.Si mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga saat ini berdampak pada pendapatan Kota Makassar dari sektor pajak.

Hal ini tidak terlepas dari kondisi perusahaan atau pelaku usaha yang selama ini membayar pajak kepada pemerintah kota. Perdagangan juga berdampak, hotel, rumah makan, juga turun pendapatan. “Tidak bisa melakukan apa-apa dengan modal minim,” kuncinya. (rls)