KP2AM, Baznas dan RSB Sukses Gelar Sunatan Massal Gratis

  • Whatsapp
KP2AM, Baznas dan RSB Sukses Gelar Sunatan Massal Gratis

ENREKANG,UPEKS.co.id Komunikasi Pemerhati Perempuan dan Anak Massenrempulu (KP2AM) Enrekang sukses menggelar Khitanan massal gratis bagi 50 anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari Kecamatan Enrekang dan Kecamatan Cendana.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama KP2AM dengan Baznas Enrekang dan Rumah Sehat Baznas (RSB) Makassar. Kegiatan berlangsung selama sehari, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jumat (26/11/2021).

Bacaan Lainnya

Rumah Sehat Baznas Makassar sendiri menurunkan Tim Dokter untuk sunatan dengan menggunakan alat modern yaitu Lazer sehingga prosesnya lebih cepat dan sangat sedikit mengeluarkan darah. 

Dengan metode ini, anak-anak tidak trauma, tidak merasakan sakit dan dapat segera beraktifitas.

Ketua Baznas Enrekang, drh. H. Junwar Syahrir saat memberikan arahan sebelum khitanan dimulai menjelaskan bahwa Baznas memiliki beberapa program yang sudah paten diantaranya adalah Enrekang Sehat.

” Salah satu program Enrekang Sehat selain mengurusi orang sakit dari keluarga tidak mampu, juga melakukan khitanan gratis bagi anak-anak dari kalangan keluarga tidak mampu. Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah disisi Allah dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat”. Kata Junwar.

Ketua Baznas juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Dokter dari Rumah Sehat Baznas Makassar yang selama dua hari melakukan Sunatan terhadap 100 anak kurang mampu di dua tempat, yakni Kamis, 15/11/2021 di Kecamatan Curio dan Jumat 16/11/2021 di Kecamatan Enrekang.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada KP2AM, perempuan-perempuan tangguh yang ada dalam Lembaga ini, yang selama ini bersinergi bersama Baznas dan mau peduli terhadap masyarakat disekitar terutama masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Junwar berharap sinergitas ini terus berjalan, untuk saling memberikan informasi, saling mendukung dan saling bekerjasama agar umat bisa terurus dengan baik.

Sementara itu, Ketua KP2AM Enrekang, Sry Yanthi Ningsih mengatakan, kali ini Lembaga yang dipimpinnya bergerak melakukan kegiatan sosial khusus khitanan massal gratis karena di Enrekang ternyata masih banyak anak kurang mampu yang belum di khitan.

“Ketika turun lapangan dan berdialog dengan orang tua mereka, ternyata kendalanya adalah mereka belum punya biaya untuk sunat anak-anak mereka. Bahkan ada warga kurang mampu yang anaknya dua kita ikutkan sunat massal ini,” Ujar Sry.

Sry mengatakan antusias warga untuk mengikutkan anak-anak mereka sunat gratis ini sangat besar. Namun kali ini Baznas hanya memberi kuota kepada KP2AM sebanyak 50 anak saja.

“Padahal sampai sore warga masih berdatangan. Sayangnya jauh hari sebelum kegiatan ini dilakukan kita sudah umumkan jika sunatan massal kali ini hanya untuk 50 anak saja dari kalangan keluarga kurang mampu dan harus didaftarkan jauh sebelumnya,” Ujar aktifis yang sangat getol memperjuangkan hak-hak anak di Enrekang.

Dia berharap tahun depan Baznas Enrekang akan memberikan kuota lebih banyak lagi kepada KP2AM sehingga bisa mengcover lebih banyak Desa yang masyarakatnya kurang mampu dan anaknya belum di sunat.

“Dari hasil penelusuran kami, masih banyak keluarga kurang mampu yang anaknya belum di sunat padahal sudah waktunya disunat. Bahkan dari 50 anak yang kami sunat kemarin ada yang sudah SMP bahkan ada 1 sudah duduk di bangku SMA kelas 2. Itu artinya tahun depan Baznas Enrekang harus lebih banyak lagi memperhatikan kegiatan seperti ini”. Tutup ibu yang hoby menulis dan baca puisi ini. (Sry)