JKN-KIS buat Harnu Tidak Risau Saat Jalani Perawatan

  • Whatsapp
JKN-KIS buat Harnu Tidak Risau Saat Jalani Perawatan

 

Makassar, Upeks.co.id – Kali ini Jamkesnews menjumpai salah satu peserta JKN-KIS yang membagikan pengalaman terkait pelayanan kesehatan melalui Program JKN-KIS, ia adalah Sitti Harnu (40) warga Kecamatan Mariso yang merupakan peserta segmen Penerima Upah Badan Usaha Swasta (PPU BU) di Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

“Saya biasanya berobat di Puskesmas sesuai dengan lokasi FKTP di kartu JKN-KIS yang saya miliki. Pernah waktu itu mendadak saya terkena diare karena menganggap itu penyakit yang akan membaik dengan sendirinya jadi hanya meminum obat herbal saja dan istirahat. Tapi kali ini berbeda dari biasanya, karena gejalanya berlangsung beberapa hari sehingga badan menjadi lemas dan hilang nafsu makan. Melihat kondisi saya yang semakin memburuk, suami lantas membawa saya ke Puskemas untuk diperiksa. Dokter mendiagnosa saya mengalami dehidrasi akibat diare kronis dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Stella Maris,” ungkap Harnu, Jumat (29/10).

Diare dapat disebabkan oleh infeksi kuman di usus besar. Namun, diare yang berlangsung lama dapat terjadi akibat radang di saluran pencernaan. Pada umumnya, diare tidak berbahaya jika tidak terjadi dehidrasi. Namun, jika disertai dehidrasi, penyakit ini bisa menjadi fatal, dan penderitanya perlu segera mendapat pertolongan medis.

“Suami sangat tenang menghadapi kondisi sakit saya yang harus menjalani perawatan di rumah sakit saat itu. Begitu menyaksikan tenaga medis dan dokter yang tanggap dan ramah saat memeriksa dan memberikan tindakan perawatan. Terlebih pada saat pulang seluruh obat-obatannya gratis dan tidak ada biaya yang kami keluarkan pada saat di observasi di rumah sakit selama delapan jam. Semua karena kartu JKN-KIS ini,” lanjut Harnu.

Bersyukur ada kartu JKN-KIS ini, Harnu tidak risau memikirkan biaya yang akan dikeluarkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta pengobatan intensif pada saat ia dan keluarga membutuhkan.

“Proses administrasinya mudah cukup megikuti alur yang ditetapkan pihak fasilitas kesehatan untuk memperoleh pelayanan kesehatan dengan tertib. Saya berharap agar Program JKN-KIS ini dapat terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar dapat tetap dirasakan besarnya manfaat dengan menjadi pesertanya,” ungkapnya. (Ti)