Jalin Kolaborasi, OVO Dorong Transaksi Digital ke Seluruh Pelosok Indonesia

  • Whatsapp
Jalin Kolaborasi, OVO Dorong Transaksi Digital ke Seluruh Pelosok Indonesia

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Platform pembayaran digital dan layanan keuangan terdepan di Indonesia, OVO resmi menjalin kolaborasi dengan beberapa mitra yang memiliki jaringan luas di berbagai kota hingga daerah terpencil di pelosok Tanah Air, yaitu PT Pos Indonesia, PT Buka Mitra Indonesia (Mitra Bukalapak) dan PT Lotte Mart Indonesia.

Dengan sinergi ini, OVO akan menyediakan berbagai layanan transaksi digital yang akan mempermudah masyarakat, salah satunya adalah layanan isi saldo OVO di seluruh gerai Pos Indonesia–termasuk Pospay Agen dan aplikasi Pospay, Mitra Bukalapak, dan Lotte Mart Indonesia. Isi saldo OVO dapat dilakukan dengan nilai minimal Rp10.000 dengan biaya admin sebesar Rp1.500 per transaksi.

Bacaan Lainnya

Caranya sangat mudah, cukup sampaikan ke petugas ingin melakukan isi saldo OVO, berikan nomor ponsel dan nominal pengisian saldo, dan lalu ikuti petunjuk dari petugas dan selesaikan proses isi saldo.

Menurut Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, kolaborasi ini sejalan dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo, untuk mengakselerasi dan memperluas digitalisasi di berbagai daerah di Indonesia. Ia meyakini, percepatan dan perluasan transaksi digital ke lebih banyak daerah di Indonesia, akan menjadi daya dorong penting bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

“Untuk itu, kombinasi kekuatan bisnis offline yang dimiliki tiga mitra kami ini dan keandalan teknologi online yang OVO miliki, menjadi sangat penting agar kami dapat memberikan akses keuangan digital yang lebih luas bagi jutaan masyarakat Indonesia, termasuk pelaku UMKM,” kata Karaniya, dalam keterangan resminya, yang diterima Upeks di Makassar, Minggu (28/11/2021).

Sebagaimana telah diketahui, jaringan gerai PT Pos Indonesia dan Mitra Bukalapak sudah tersebar luas sampai ke pelosok-pelosok desa dan kecamatan. Saat ini, Mitra Bukalapak telah memiliki 8,7 juta mitra.

Sementara itu, Lotte Mart Indonesia memiliki gerai yang tersebar di berbagai kota, termasuk di luar Pulau Jawa seperti di Medan dan Makassar. Sedangkan Pos Indonesia dengan infrastruktur jejaring yang dimilikinya, kini mencapai sekitar 24.000 titik layanan yang menjangkau 100% kota/kabupaten, hampir 100% kecamatan dan 42% kelurahan/desa serta 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia.

Karaniya menambahkan, kolaborasi ini merupakan bukti kesekian dari filosofi bisnis OVO yang meyakini pentingnya prinsip ekosistem terbuka. Di atas prinsip ini, OVO terbukti telah ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Menurutnya, studi CORE Indonesia yang dipimpin ekonom senior Dr Hendri Saparini, antara lain menyimpulkan, setelah bergabung dengan OVO, 70% pelaku UMKM mengalami peningkatan transaksi harian dengan rata-rata peningkatan penjualan sebesar 30%.

“Kami berharap dampak positif ini Insya Allah dapat terus kami tingkatkan, dan semakin meluas dengan adanya kolaborasi strategis antara OVO dengan Pos Indonesia, Lotte Mart Indonesia dan Mitra Bukalapak ini,” pungkas Karaniya. (eky)