ITB Nobel Wisuda 323 Mahasiswa

  • Whatsapp
ITB Nobel Wisuda 323 Mahasiswa

* Mashur: Bukan Akhir Segalanya Tapi Awal Perjuangan

MAKASSAR,UPEKS — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia wisuda Sarjana Angkatan XVII dan Pascasarjana Angkatan IX di Phinisi Ballroom Claro Hotel and Convention Makassar, Rabu (3/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dari total 323 wisudawan yang mengikuti prosesi wisuda, 19 di antaranya dari program sarjana (S1) manajemen dan 3 S1 akuntansi. Serta 301 dari program Magister Manajemen (S2).

Rektor ITB Nobel Indonesia, Mashur Razak menuturkan hari pelaksanaan wisuda tersebut merupakan hari yang sangat membahagiakan dan sekaligus membanggakan bagi seluruh civitas akademika dan wisudawan ITB Nobel Indonesia.

“Ini merupakan wisuda pertama sejak perguruan tinggi Nobel berganti nama dari sekolah tinggi ilmu ekonomi menjadi Institut teknologi dan bisnis,” ucap Mashur dalam sambutannya.

“Atas nama seluruh civitas akademika ITB Nobel mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi, juga kepada orang tua seluruh keluarga para wisudawan,” sambungnya.

Mashur Razak menyampaikan sejumlah kegiatan ITB Nobel Indonesia sebagai pengembangan tridarma PT pada tahun akademik 2020/2021 sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada semua stakeholder.

“Tahun ini juga kami telah menambah satu prodi, yaitu teknologi dan sistem informasi, sehingga total prodi yang kita bina menjadi 4 prodi, manajemen, akuntansi, teknologi dan sistem informasi serta prodi magister manajemen,” terangnya.

Kedua, kata Mashur, penerapan kurikulum kampus merdeka dan merdeka belajar. Tahun ajaran 2021/2022 di ITB Nobel Indonesia Makassar telah menerapkan kurikulum tersebut.

“Konsep kampus merdeka-merdeka belajar tersebut terus dikembangkan oleh Kemendikbud sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas dan bermulti talenta,” ujarnya.

Kemudian, penerapan kurikulum visi institusi untuk menyongsong era revolusi industri 4.0, maka ITB Nobel Indonesia berkomitmen menjadi perguruan tinggi internasional yang dapat bersaing dan menghasilkan alumni terbaik.

Mashur berharap kepada para wisudawan bahwa proses wisuda bukanlah pertanda berakhirnya sebuah proses belajar, sebab wisuda hanyalah pertanda berakhirnya satu fase di pendidikan tinggi.

“Kami ingin menitip pesan agar terus belajar sebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kami mohon untuk pertahankan integritas sebagai alumni, menjunjung tinggi nilai kejujuran dan pengabdian yang dilakukan anda saat ini,” tutupnya. (Rasak)