HUT 414 Makassar, Tokopedia Bagi Kisah Inspiratif UMKM Berdayakan Penenun dan Petani Madu Lokal

  • Whatsapp
HUT 414 Makassar, Tokopedia Bagi Kisah Inspiratif UMKM Berdayakan Penenun dan Petani Madu Lokal

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dalam rangka HUT ke-414 Kota Makassar, Tokopedia lewat inisiatif Hyperlocal terus berkolaborasi dengan pemerintah dan mitra strategis lain untuk membantu UMKM lokal, di Makassar.

Tentunya tujuannya untuk meningkatkan daya saing lewat teknologi. Hal ini disampaikan, Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Emmiryzan.

Bacaan Lainnya

“Digitalisasi pasar tradisional adalah salah satu kolaborasi Tokopedia dengan Pemkot Makassar,” ujarnya.

Kata dia, ada juga kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Waktu Indonesia Belanja (WIB) Lokal yang mendorong masyarakat Makassar berbelanja dari penjual terdekat sekaligus memberi panggung lebih luas bagi para pegiat UMKM di Makassar.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengatakan, pihaknya mengapresiasi kolaborasi bersama Tokopedia yang bertujuan mendorong adopsi platform digital bagi pegiat UMKM di Makassar.

Apalagi katanya, digitalisasi UMKM adalah sebuah keharusan di era digital, terutama saat pandemi, agar pegiatnya bisa mempertahankan kelangsungan bisnis sekaligus berkontribusi memulihkan ekonomi.”

Deretan program tersebut mendorong kategori Makanan dan Minuman, Kesehatan dan Perawatan Diri, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Kecantikan hingga Otomotif menjadi kategori di Tokopedia dengan peningkatan transaksi paling tinggi di Makassar selama kuartal III 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Tenun Sengkang dan Madu Hutan Asli Makassar Haana Bee merupakan contoh pelaku UMKM Makassar yang telah merasakan dampak positif setelah mengikuti beragam inisiatif Tokopedia.

Asrianto mendirikan Tenun Sengkang pada 2013. Wirausahawan asli Sengkang, Sulawesi Selatan ini telah memberdayakan puluhan perempuan penenun lokal dan menghasilkan tenun serta sutra khas Bugis-Makassar dalam bentuk blouse, gaun, gamis, kemeja, sarung dan sebagainya.

“Produk kami dibuat menggunakan alat tenun tradisional yang digerakkan dengan kombinasi paralel tangan dan kaki. Proses pembuatannya sendiri bisa memakan waktu 3-4 bulan. Setiap motif kain Tenun Sengkang memiliki makna simbolis dan nilai tradisi yang khas,” tuturnya.

Asrianto pun bergabung di Tokopedia sejak 2014 untuk mengenalkan tenun khas Bugis-Makassar ini ke lebih banyak masyarakat. “Tenun kami telah menjangkau hampir setiap wilayah di Indonesia. Tokopedia menjadi salah satu penyemangat bagi Tenun Sengkang, termasuk para penenun lokal kami, untuk terus berkarya walau di tengah pandemi,” ungkap Asrianto.

Bermodal peralatan dapur seadanya, Radinal Ridwan mulai membuka usaha Madu Hutan Asli Makassar Haana Bee pada 2019 dengan komitmen menyejahterakan sebanyak-banyaknya petani madu lokal.

“Madu alami kami diambil langsung dari petani hutan Sulawesi seperti Malino, Selayar, Sumbawa dan Kolaka. Tanpa proses pemanasan dan campuran, produk kami dipercaya berkhasiat untuk kesehatan karena bisa memulihkan luka, menjaga pencernaan dan berat badan,” ungkapnya.

Kehadiran platform digital Tokopedia sangat membantu Radinal mengembangkan bisnis. “Bahkan dengan mengikuti kampanye WIB di Tokopedia, penjualan kami meningkat hingga 3x lipat,” jelas Radinal. (Mimi)

Pos terkait