Dapatkan Layanan Kesehatan dengan Nyaman, Edward Apresiasi Program JKN-KIS

  • Whatsapp
Dapatkan Layanan Kesehatan dengan Nyaman, Edward Apresiasi Program JKN-KIS

 

Makale, Upeks.co.id – Program JKN-KIS yang dicanangkan oleh pemerintah melalui BPJS Kesehatan telah terbukti dan manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia di berbagai kalangan. Program ini dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Hal itu pula diyakini oleh Edyward (46), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Makale, Kabupaten Tana Toraja. Ketika ditemui oleh tim Jamkesnews di ruang kerjanya pada Jumat (29/10), Edy berbagi pengalaman sewaktu menggunakan Program JKN-KIS. Edy telah terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak awal ketika dirinya diangkat menjadi ASN.

“Saya menjadi peserta JKN-KIS sudah lama sekali seingat saya sejak jaman Askes hingga sekarang berganti nama menjadi BPJS Kesehatan. Pada rentang waktu itu pula saya dan keluarga sudah banyak kali merasakan manfaat program tersebut ketika hendak mendapatkan pelayanan kesehatan. Salah satu pengalaman saya dan istri adalah penjaminan kacamata menggunakan kartu JKN-KIS.  Tidak hanya kami, manfaat lainpun dirasakan oleh anak saya ketika hendak menjalani operasi sinusitis,” tutur Edy.

Penjaminan dalam Program JKN-KIS memang mencakup banyak hal salah satunya dalam penjaminan alat kesehatan seperti kacamata dengan beberapa ketentuan. Berdasarkan aturan yang berlaku, penjaminan kaca mata  diberikan dua tahun sekali, sesuai dengan indikasi medis serta besaran yang dijamin sesuai dengan hak kelas kepesertaannya.

“Untuk alurnya hingga saya mendapatkan penjaminan kacamata sama dengan prosedur yang berjalan selama ini. Saya mengunjungi fasilitas kesehatan tempat saya terdaftar sebelum dirujuk ke poli mata di rumah sakit. Hasil resep kacamata yang dikeluarkan selanjutnya dimanfaatkan untuk pembuatan kacamata di optik rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Alurnya mudah dipahami yang penting mengikuti prosedur yang ada,” lanjutnya.

Selain itu, Edy juga berbagi cerita anaknya menggunakan manfaat Program JKN-KIS ketika hendak mendapatkan tindakan operasi Sinusitis.

“Ketika operasi tersebut, anak saya sementara kuliah di Makassar sehingga diputuskan untuk menjalani pengobatan pada salah satu rumah sakit di Makassar. Karenanya untuk mendapatkan pelayanan, sesuai dengan ketentuan kami pun mengambil rujukan dari rumah sakit di Toraja karena kebetulan fasilitas kesehatam tempat anak saya terdaftar masih di Toraja. Karena sesuai prosedur proses pengobatan berjalan dengan lancar dan tidak ada biaya kami keluarkan selama mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Pada akhir percakapan, Edy memberikan apresiasi bagi Program JKN-KIS yang telah banyak berkontribusi membantu masyarakat dalam mendapatkan jaminan kesehatan. Ia juga berharap agar Program JKN-KIS dapat semakin berjalan secara optimal dan semakin baik ke depannya.

“Kita semua berharap agar setiap masyarakat dapat mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN-KIS sesuai dengan amanat undang-undang, karena mendapatkan jaminan kesehatan merupakan hal yang wajib dan menjadi hak dari setiap warga negara,” ujarnya.