Bupati Takalar buka Workshop dan PBL bagi Pelaku Usaha Mikro Takalar

  • Whatsapp
Bupati Takalar buka Workshop dan PBL bagi Pelaku Usaha Mikro Takalar

 

TAKALAR, UPEKS.co.id–Dalam rangka Pengembangan Produksi, Desain dan Teknologi bagi Pelaku Usaha Mikro, telah dilaksanakan Workshop dan Praktek Belajar Lapangan (PBL) yang dibuka secara langsung oleh Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM.
Workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Takalar berlangsung sehari di Rumah Kreatif BUMN Taman Kita Takalar yang dihadiri 30 peserta Pelaku Usaha Mikro dengan narasumber Sekda Takalar H. Muh. Hasbi, S. STP. M.AP dan Muh. Yusri Konsultan Rumah Kemasan Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sulsel, Selasa 23 November 2021
Bupati Takalar dalam membuka workshop tersebut dalam arahannya mengatakan bahwa dalam meningkatkan UKM kita harus mengikuti perkembangan zaman dengan bentuk desain dan kemasan yang lebih menarik serta cara pemasarannya melalui online.
“Selain itu, dibutuhkan juga sebuah inovasi dan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, institusi perbankan, fintech, marketplace dan seluruh pelaku usaha untuk dapat menyiapkan UMKM agar dapat bersaing di pasar domestik dan pasar global melalui digitalisasi” jelas H. Syamsari
Ditambahkan seorang pengusaha tidak hanya fokus pada satu usaha, tetapi dapat mengembangkan dengan usaha lainnya tentu dengan ide kreatif dan inovasinya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda DR. Hj. Irma Andriani, S.Pi. M.Si dalam materinya menyampaikan bahwa Cover atau kemasan produk UMKM menjadi hal yang penting disamping kualitas produk itu sendiri, seringkali keputusan membeli muncul setelah tertarik dengan kemasan produk. Serta bagaimana caranya mendesain kemasan yang menarik dan memiliki daya saing.
“Pemahaman tentang mindset bisnis dan bagaimana menciptakan ide-ide bisnis, sebelum mengembangkan ide bisnis atau membuat produk juga sangat penting. Untuk itu diharapkan agar para peserta betul-betul mengikuti workshop ini agar pemahaman tentang bisnis dapat diimplementasikan langsung” harap H. Irma.(Jahar)