BPJS Kesehatan Kendari Gelar Rekonsiliasi Iuran Rutin Triwulan Bersama PPU Pemda

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Kendari Gelar Rekonsiliasi Iuran Rutin Triwulan Bersama PPU Pemda

Bacaan Lainnya

 

Kendari, Upeks.co.id – Sebagai upaya penyesuaian data tagihan iuran peserta JKN-KIS bagi segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) PNS, BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar rekonsiliasi data, Rabu (27/10) bersama BKAD, Dinas Pendidikan, BKD, Sekretariat DPRD dan KPPN ruang lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan setiap tiga bulan sekali untuk memastikan iuran yang dibayarkan pemerintah sesuai dengan tagihan yang seharusnya dan berkesinambungan setiap bulannya.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Alfian memaparkan bahwa masih terdapat selisih bayar iuran PPU Pemda dan belum adanya penganggaran dari beberapa Pemda terhadap iuran PBI APBD.

“Kami mengharapkan dukungan dari Pemda berupa pembayaran iuran wajib 1% untuk TPP dan sertifikasi guru dapat dilakukan melalui 1 Pintu, data BNBA untuk TPP dan sertifikasi guru dapat disampaikan setiap bulan, penyetoran iuran wajib 1% dan 4% untuk TPP dan sertifikasi guru 2020 – 2021, dan penganggaran iuran wajib pemda tahun 2022 termasuk untuk kekurangan bayar 4% TPP dan sertifikasi guru 2020 dan 2021. Beberapa hal tersebut jika terlaksana akan memudahkan untuk menyesuaikan iuran PPU Pemda,” ucap Alfian.

Ia menyampaikan kembali informasi tentang hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS yang dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab agar seluruh peserta dapat memahami dan menjadi penyambung informasi untuk instansi masing-masing.

“Pemberian informasi langsung seperti ini dilakukan agar memberikan pemahaman dan menyampaikan informasi terbaru terkait peraturan, hak dan kewajiban peserta agar tidak terjadi kesalahan prosedur dalam proses administrasi kepesertaan ataupun mendapatkan pelayanan kesehatan yang dapat menimbulkan keluhan,” katanya.

Dikesempatan yang sama Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kesda BKAD Kota Kendari, Sitti Asmanah menyampaikan pentingnya kegiatan rekon ini agar dapat menyamakan persepsi bersama terkait iuran JKN-KIS.

“Selisih bayar iuran PPU seperti yang telah disampaikan merupakan hal yang wajar terjadi disebabkan mutasi dan tunjangan gaji yang belum diperbaharui. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan rekonsiliasi secara rutin sangat membantu menyelesaikan setiap selisih kurang ataupun lebih iuran wajib dari Pemda Kota dan Kabupaten,” ungkap Sitti.