BPJS Kesehatan Baubau Lakukan Pemeriksaan Cepat Badan Usaha

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Baubau Lakukan Pemeriksaan Cepat Badan Usaha

Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Muhammad Hanafi mengatakan, melalui kegiatan pemeriksaan cepat ini diharapkan dapat memaksimalkan tingkat kepatuhan serta meningkatkan hubungan kemitraan dengan BU yang ada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau.

“Kami lakukan pemanggilan secara rutin kepada BU yang diduga kurang patuh terhadap regulasi Program JKN-KIS untuk kami lakukan pemeriksaan cepat, misalnya belum mendaftarkan seluruh pekerjanya menjadi peserta JKN-KIS atau tidak melaporkan gaji atau upah pekerja sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga seluruh pekerja dapat merasakan manfaat dari Program JKN-KIS,” ujar Hanafi.

Hanafi juga menambahkan, dalam pelaksanaan pemanggilan dan pemeriksaan cepat terhadap BU yang diduga kurang patuh tersebut berdasarkan hasil sandingan data BPJS Kesehatan dengan data Dinas Ketenagakerjaan Kota/Kabupaten atau dengan data BPJS Ketenagakerjaan.

“Penyusunan target badan usaha yang berpotensi atas ketidakpatuhan tersebut untuk dilakukan pengawasan dan pemeriksaan secara pareto. BU yang akan dilakukan pengawasan dan pemeriksaan BPJS Kesehatan Cabang Baubau menyandingkan data yang ada di BPJS Kesehatan dengan data yang ada di Dinas Ketenagakerjaan Kota/Kabupaten atau data yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Apabila ditemukan potensi ketidakcocokan, baik dari segi jumlah pekerja maupun pelaporan gaji, maka hal itu menjadi prioritas dilakukan pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan,” ucap Hanafi.

Pada kegiatan ini, BPJS Kesehatan Baubau telah memanggil 10 (sepuluh) badan usaha untuk dapat hadir untuk dilakukan pemeriksaan cepat. Person In Charge (PIC) salah satu badan usaha swasta di Kota Baubau Herlin, menyampaikan bahwa pihaknya tidak keberatan untuk menghadiri undangan co-ex dari pihak BPJS Kesehatan.

“Kegiatan co-ex ini selain sebagai pengingat kami agar patuh terhadap regulasi Program JKN-KIS, ini merupakan kesempatan kami mendapatkan informasi sekaligus konsultasi terkait permasalahan yang kami temukan pada saat melakukan pendaftaran pekerja dan pelaporan kepada BPJS Kesehatan,” ujar Herlin.(mf/se)