BPJS Kesehatan Ambon Sosialisasikan Program JKN-KIS ke Konfederasi Serikat Buruh

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Ambon Sosialisasikan Program JKN-KIS ke Konfederasi Serikat Buruh

Bacaan Lainnya

 

Ambon, Upeks.co.id – Untuk memastikan masyarakat paham mengenai hak dan kewajibannya sebagai peserta Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Ambon melakukan sosialisasi JKN-KIS bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) dalam kegiatan Konfercab dan Rakerwil I Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Maluku, Kamis (12/10).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Ade Eka Satrya, menjelaskan mengenai kepesertaan dan mekanisme layanan bagi peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Setiap penduduk Indonesia wajib menjadi peserta JKN-KIS. Besaran iuran bagi peserta segmen PPU adalah 5% dari gaji yang diterima, dengan batas atas perhitungan iurannya adalah dua belas juta rupiah dan minimumnya sebesar upah minimum kabupaten/kota. Komposisi pembayaran iuran tersebut 4% merupakan tanggungan dari Pemberi Kerja dan 1% ditanggung oleh pekerja. Atas iuran yang dibayarkan tersebut, pekerja, pasangan, dan tiga orang anaknya bisa mendapatkan jaminan manfaat kesehatan,” ungkap Ade.

Ditambahkan pula oleh Ade, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk melakukan peningkatan mutu layanan dan berinovasi agar pelayanan kesehatan menjadi lebih lebih mudah dan cepat. Maka dari itu, diterapkan sistem digital/elektronik yang ditunjang dengan aplikasi Mobile JKN, Chat Assistant JKN (CHIKA), Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) dan BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Lewat Mobile JKN, peserta JKN-KIS dapat kemudahan akses untuk mengetahui informasi pembayaran iuran, kemudahan akses pelayanan kesehatan, screening riwayat kesehatan, konsultasi dokter, serta mendapatkan informasi terkait layanan dan keluhan,” tambah Ade.

Ketua KSBSI Provinsi Maluku, Demas Luanmase menyampaikan dukungan dan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan pemahaman mengenai JKN-KIS.

“Terima kasih BPJS Kesehatan yang telah bersedia mengisi kegiatan kali ini, dengan secara langsung melakukan sosialisasi kepada para pekerja terkait kepesertaan JKN-KIS dan manfaat yang didapatkan pekerja dan keluarganya ketika menjadi peserta JKN-KIS. Harapan kami, informasi ini bisa memudahkan pekerja mematuhi prosedur saat akan mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujar Demas. (yr)