Sosok Demokratis, Fajrul Islam Adakan Kampanye Dialogis di Desa Rappoa

  • Whatsapp
Sosok Demokratis, Fajrul Islam Adakan Kampanye Dialogis di Desa Rappoa

BANTAENG, UPEKS.co.id — Desa Rappoa, Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Bantaeng akan segera dilangsungkan, dari sembilan desa di Kabupaten Bantaeng melaksanakan pesta demokrasi, Desa Rappoa ikut andil melaksanakan pesta demokrasi yang dilaksanakan enam tahun sekali yakni pemilihan Kepala Desa Rappoa.

Kini, pesta demokrasi itu sudah di depan mata tahapan demi tahapan sudah dilalui dan dilaksanakan dengan hikmat, damai dan menjunjung nilai-nilai kearifan lokal.

Bacaan Lainnya

Terkhususnya pada tahapan kampanye Sosok calon Kepala Desa yang begitu bersahaja, Fajrul Islam melaksanakan kampanye secara dialogis sebagai seseorang yang menjunjung nilai demokrasi

Menurutnya ia melaksanakan kegiatan kampanye sesuai dengan permintaan panitia pilkades, dan juga untuk menghindari konflik dari pendukung calon kepala desa lainnya.

“Kita melaksanakan kampanye dialogis agar aspirasi dari beberapa tokoh masyarakat yang hadir dapat kita tampung sebagai bahan evaluasi kedepannya, dan juga agar konflik yang ada di Desa Rappoa kita tiadakan karena biar bagaimanapun silaturahmi dan persaudaraanlah yang utama.” Imbuhnya

Lebih jauh ia mengatakan pada tahapan kampanye ini dilaksanakan secara dialogis diharapkan seluruh elemen yang menjadi tim pemenangannya menyampaikan aspirasi-aspirasi melalui dialog terbuka yang dibungkus dengan sederhana dan dibalut dengan nuansa kekeluargaan sesuai slogan tim pemenangannya santun merakyat dan berkomitmen (Sambei).

Didaulat sebagai tim pemenangan Sambei, Nasrun juga mengatakan pelaksanaan kampanye dialogis ini tak lain untuk menyerap aspirasi masyarakat dan sebagai wujud Fajrul Islam sosok demokrasi

“Melaksanakan kegiatan dialog ini sebagai wujud demokrasi agar seluruh elemen masyarakat Desa Rappoa menyampaikan harapannya ketika Fajrul Islam menjadi nakhoda di Desa ini,” pungkasnya.

Kegiatan kampanye dialogis ini dilaksanakan secara terbuka dan berpusat di satu tempat yang tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) guna meminimalisasi penyebaran virus Covid-19 dan juga sesuai anjuran standar operasional panitia pemilihan kepala desa. (Irwan Patra)