Rujab Kapolres Parepare Terbakar, Petugas Damkar Sempat Alami Kendala Akibat Minimnya APD

  • Whatsapp
Rujab Kapolres Parepare Terbakar, Petugas Damkar Sempat Alami Kendala Akibat Minimnya APD
Petugas Damkar Parepare saat berusaha memadamkan si jago merah dengan APD yang minim.  

PAREPARE, UPEKS.co.id — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Parepare minim peralatan pengamanan standar saat bertugas memadamkan api, Selasa (12/10/2021). Apa jadinya, jika petugas pemadam kebakaran, disaat harus menyelamatkan orang atau barang dari kobaran api tidak dipersenjatai peralatan yang proporsional.

Hal tersebut terlihat disaat petugas Pemadam Kebakaran Parepare yang terjun memadamkan api, di Rumah Jabatan Kapolres Parepare, yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Api yang diduga kuat akibat arus pendek listrik dari AC, nyaris menghanguskan rumah jabatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepada Bidang (Kabid) Damkar Parepare, Syafruddin Sjam mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan dari salah seorang masyarakat sekitar pukul 05.30 WITA, bahwa Rumah Jabatan Kapolres kebakaran, sejumlah personel dan armada dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Pada saat kami ke lokasi, kami melihat asap hitam. Penyebabnya itu berasal dari AC yang kepanasan, sehingga menimbulkan percikan api. Di dekat jendela (Rumah Jabatan Kapolres Parepare) itu ada gorden mulai dimakan oleh api, sehingga api mulai membesar. Karena kita tidak masuk karena pintunya tertutup, makanya kita jebol tiga kaca, termasuk atapnya,” jelasnya.

Kata dia, pihaknya mengerahkan tujuh mobil pemadam kebakaran, diantaranya 3 unit mobil penembak dan 4 mobil penyuplai untuk memadamkan api. Pihaknya sempat mengalami kendala disaat memadamkan api akibat asap tebal dari dalam rumah jabatan Kapolres Parepare.

“Kami berhasil memadamkan api yang cukup lama, sekitar 25 menit, karena pintu rumahnya tertutup. Jadi petugas Damkar berhasil memadamkan api setelah memecahkan tiga kaca yang dibagikan depan. Anggota kami juga mengalami kendala akibat asap tebal di dalam rumah jabatan, karena minimnya peralatan Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju Anti api, tabung (Air Pack) dan masker. Itu sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan anggota kami disaat melakukan pemadaman,” ujar pria yang akrab disapa Pallung ini.

Namun minimnya peralatan disaat melakukan evakuasi kebakaran di rumah jabatan Kapolres Parepare, petugas Damkar Parepare tetap dapat menaklukkan api, sehingga tak berhasil menjalar ke bangunan lainnya. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (AU)