Polisi Ungkap Kasus Begal di Parepare, Dua Pelaku Berhasil Dilumpuhkan dan Diantaranya Residivis Kasus Narkoba

  • Whatsapp
Polisi Ungkap Kasus Begal di Parepare, Dua Pelaku Berhasil Dilumpuhkan dan Diantaranya Residivis Kasus Narkoba
Kedua Pelaku Begal di Parepare saat digiring dari tahanan Polres Parepare

PAREPARE, UPEKS.co.id – Pihak kepolisian Polres Parepare melalui Satreskrim mengungkap pelaku pencurian dan kekerasan atau begal yang berhasil diamankan Tim Resmob pada waktu lalu. Pelaku bernama Katung (36), warga Kabupaten Enrekang dan Adi Pratama, yang beralamat di Jalan Patung Pemuda, Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Senin (18/10/2021).

Pelaku Katung, diringkus oleh Tim Resmob Polres Parepare, usia beraksi di Jalan Mattirotasi, sekitar pukul 22.30 WITA. Korbannya merupakan anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar inisial R. Katung menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor, kemudian merampas handphone milik korbannya. Katung merupakan residivis kasus penganiayaan serta kasus narkoba.

Bacaan Lainnya

Untuk pelaku Adi Pratama alias Adi, diamankan usai beraksi di Jalan Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, pada (13/10/2021) waktu lalu. Adi beraksi bersama dengan rekannya yang saat dalam Daftar Pencarian Polisi (DPO). Adi bersama dengan rekannya itu dengan berpura-pura menanyakan alamat, kemudian merampas handphone ditangan korban.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Asian Sihombing, mengungkapkan, untuk pelaku Katung, pihaknya menerima laporan polisi yang berbeda masing-masing yang dilaporkan korban pada Kamis 7 Oktober 2021 dan Kamis 13 Oktober 2021. Setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan.

“Pada kami 13 Oktober 2021, aparat berhasil mengamankan inisial K ini, didapat dua TKP yang berbeda. Untuk sementara, keterangan dari saksi maupun dari tersangka, juga bukti didapatkan, bahwasanya tersangka melakukan kegiatan pencurian dimana diikuti dengan kekerasan sendiri atau tunggal. Jadi barang bukti yang diamankan satu buah handphone merek Vivo, satu unit mobil merek Nissan, dimana digunakan tersangka, dan satu bilah parang. Dan untuk TKP satunya lagi 1 buah hp Vivo,” ungkapnya saat menggelar press release di ruang Si Humas Polres Parepare.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka Katung melakukan aksi pencurian di Jalan Mattirotasi sebanyak 2 kali, “untuk penyelidikan selanjutnya, apakah akan tersangka tambahan atau TKP lainnya, nanti dari hasil penyelidikan. Untuk dari hasil penyelidikan sementara, tersangka (Katung) melakukan pengancaman. Ada satu korban (alami luka akibat kena tebasan badik),” bebernya.

Pada saat sementara pengembangan oleh pihaknya kata Asian, tersangka berusaha untuk melarikan diri dan berusaha melawan petugas, sehingga petugas melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali dan tersangka akhirnya dilumpuhkan dengan melakukan penembakan terarah ke kaki korban.

“Untuk kedua tersangka kita kenakan dengan pasal 365, dimana ancaman maksimal 12 tahun penjara. Sampai hari ini kami masih menunggu laporan-laporan terkait dengan kasus jambret atau pun begal,” pungkasnya. (AU)

Pos terkait