Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI dan Baznas Sunat 100 Anak

  • Whatsapp
Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI dan Baznas Sunat 100 Anak

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun, DPD KNPI Kota Makassar kerja sama dengan Baznas Kota Makassar melaksanakan sunatan massal di Sekretariat KNPI Makassar, Senin (18/10/21).

Kegiatan ini juga KNPI Makassar bekerja sama dengan Srikandi Pemuda Pancasila Sulsel dan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) PP Kota Makassar sekaligus memperingati HUT SAPMA PP ke-33 tahun dan SRIKANDI PP.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini adalah kerjasama awal yang dibangun KNPI Kota Makassar dengan Baznas Kota Makassar menindaklanjuti hasil audience KNPI beberapa waktu lalu di kantor Baznas Kota Makassar

Selain kegiatan ini juga KNPI akan melakukan MoU dengan Baznas Kota Makassar untuk mengajak seluruh elemen Pemuda dan Milenial yang ada di Kota Makassar untuk berzakat infaq dan sedekah.

“Karena itu semua akan kembali lagi diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu, ” kata Ketua KNPI Makassar, Hasrul Kaharuddin, Senin (18/10/21).

Arul sapaan akrab Hasrul Kaharuddin menjelaskan, ke depan KNPI Kota Makassar juga akan mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Sekretariat DPK KNPI se Kota Makassar yang akan dipusatkan di Sekretariat KNPI Kota Makassar di Jl A.P Pettarani No 2 Makassar.

“Ini dilakukan untuk lebih memudahkan Pemuda dan para milenial yang ingin mengumpulkan zakat infaq dan sedekahnya,” jelasnya.

Ketua SAPMA PP Kota Makassar, Husnul Mubarak mengatakan, kegiatan ini juga adalah bentuk rangkaian HUT SAPMA ke 33. Selain kegiatan sunatan massal, juga sudah melaksanakan kegiatan bersih pantai yang diikuti oleh seluruh Komisariat SAPMA se Kota Makassar.

Kegiatan yang berlangsung di sekretariat DPD KNPI Kota Makassar ini diikuti oleh sekitar 100 anak dari beberapa kecamatan di Kota Makassar.

“Untuk tenaga medis, kami mengucapkan banyak terima kasih karena sudah dibantu oleh Dinas Kesehatan dan BMKI (Barisan Muda Kesehatan Indonesia) Kota Makassar, ” kata Husnul.

Diharapkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih besar lagi, dan pihaknya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Makassar yang ingin mendaftarkan anaknya namun tidak bisa terlayani.

“Karena mengingat kondisi kita masih dalam masa Pandemi Covid-19, sehingga peserta masih kami batasi hanya sampe 100 orang saja,” tutup Husnul.(Jay)

 

Pos terkait