Ketua Apindo Lutra Beberkan Empat Resep Pemuda Hadapi Tantangan Era Disrupsi

  • Whatsapp
Ketua Apindo Lutra Beberkan Empat Resep Pemuda Hadapi Tantangan Era Disrupsi

JAKARTA, UPEKS.co.id – Tokoh pemuda Luwu Raya, Andi Abdullah Rahim, mengajak seluruh pemuda agar bersatu, bangkit dan tumbuh untuk daerah dan bangsa. Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan momentum tepat, guna menunjukkan eksistensi pemuda sebagai generasi penerus yang berdaya saing.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Luwu Utara (Lutra) itu mengungkapkan tantangan pemuda saat ini sangat kompleks. Dunia memasuki era disrupsi digital, ditambah lagi adanya pandemi Covid-19. Butuh usaha ekstra untuk memastikan daerah dan bangsa ini mampu tetap bertahan. Nah, pemuda diharapkan ikut berkontribusi dan tidak malah berpangku tangan.

Bacaan Lainnya

“Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober harus dimaknai pemuda dengan usaha nyata membangun daerah dan bangsa. Ya, apalagi kita sebagai pemuda adalah generasi penerus, sehingga tidak boleh berpangku tangan. Harus ikut berkontribusi memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” kata Andi Rahim, yang juga pengusaha nasional sukses tersebut, Rabu (27/10/2021).

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lutra itu pun membagikan rahasia suksesnya. Kata dia, dalam menghadapi era disrupsi digital, pemuda harus melakukan empat hal. Pertama dan yang utama adalah senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT dan meminta restu orang tua. Hal itu merupakan pembuka jalan bagi seseorang untuk menapaki jalan kesuksesan.

Kedua, perkuat silaturahmi dan memperbanyak pertemanan. Sosok peduli dan rendah hati itu menyebut, semakin banyak teman yang dimiliki maka umur akan panjang dan pintu rezeki akan senantiasa terbuka. Toh, yang namanya rezeki kerap kali datang dari teman. Olehnya itu, ia berpesan agar pemuda terus memperluas lingkaran pertemanan yang bernilai positif.

“Satu hal yang penting adalah bagaimana kita selalu memperkuat silaturahmi dan memperbanyak teman, karena pertemanan itu akan memanjangkan umur dan membuka pintu-pintu rezeki,” ungkap Ketua Bappilu Gelora Sulsel tersebut.

Ketiga, pemuda harus memiliki skill dan terus mempertajam keterampilan tersebut. Figur yang kini didorong maju pada Pilkada Lutra 2024 itu menjelaskan, dunia usaha membutuhkan pekerja terampil. Pemuda yang mempunyai skill khusus mumpuni dijaminnya tidak akan kesulitan mencari kerja atau bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan.

Keempat, pemuda wajib melek digital. Di era disrupsi dan revolusi industri 4.0, teknologi digital merupakan keniscayaan yang harus dikuasai, atau paling tidak dikenali oleh pemuda. Saat ini, segala sesuatunya telah terhubung dengan teknologi, sehingga pemuda harus menguasai teknologi, jika tidak ingin tertinggal dan sebatas menjadi penonton.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda ini harus kita tanamkan bagi kita semua pemuda dimana pun berada, ya untuk terus belajar mengasah skill dan melek digital. Pemuda harus berdaya saing agar dapat menjadi tumpuan bagi daerah dan bangsa untuk bangkit dan tumbuh, meski di masa sulit,” pungkas sosok yang getol melakukan aksi sosial dan kemanusiaan tersebut. (mah)