Dinas Pendidikan Gowa Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Per 1 November 2021

  • Whatsapp
Dinas Pendidikan Gowa Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Per 1 November 2021
Plt Kadis Pendidikan, Kabupaten Gowa, Hj. Reike Susanti

GOWA, UPEKS.co.id — Pembelajaran tatap Muka Terbatas (PTMT) akan mulai diberlakukan di Kabupaten Gowa pada Senin (1/11/2021) mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Gowa, Hj. Reike Susanti saat ditemui di ruangannya, Jumat (29/11/2021) sore.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah mulai Senin per 1 November 2021, setiap sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA sudah bisa menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Tentunya dengan dibukanya kembali sekolah setiap siswa dan tenaga pendidik harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini surat edaran pembelajaran tatap muka terbatas telah selesai dibuat dan akan segera diedarkan di setiap sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Surat edarannya telah kami buat, insya Allah besok atau lusa kita siap edarkan ke sekolah-sekolah. Nanti setiap sekolah yang akan meneruskannya ke masing-masing orang tua siswa,” katanya.

Reike juga mengungkapkan, siswa yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas hanya diperbolehkan bagi siswa yang telah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali, terkecuali bagi murid Sekolah Dasar.

“Yang boleh mengikuti PTMT itu yang sudah vaksin dua kali. Biar siswa lebih aman mengikuti proses belajar di sekolah,” jelasnya.

Menurutnya pula seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Gowa telah siap dengan pembelajaran tatap muka terbatas.

Selain penerapan proses yang ketat, jumlah dan waktu belajar siswa juga akan dikurangi tidak seperti biasanya.

Dalam seminggu siswa hanya masuk sekolah sebanyak tiga kali saja dengan bergantian dengan siswa yang lainnya.

“Setiap siswa yang masuk itu jumlah hanya 50 persen atau separuh dari jumlah seluruh siswa. Selain itu waktu mereka belajar hanya 3 jam saja, masuk jam 8 pagi pulang jam 10 pagi,” bebernya.

Olehnya itu Reike sangat berharap dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka terbatas ini peserta didik dapat lebih maksimal lagi belajar di sekolah dan siswa dan guru dapat lebih saling mengenal.

“Tentunya ini menjadi harapan kita semua, apa lagi murid, guru dan orang tua siswa. Yang kita harapkan pula selama penyelenggaraan tatap muka terbatas semuanya siap menerapkan proses yang ketat,” harapnya.

Diketahui jumlah SD yang siap mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di Kabupaten Gowa berjumlah kurang lebih 400 Sekolah Dasar dan SMP berjumlah 118 Sekolah. (Sofyan)