Bocah 11 Tahun di Parepare jadi Korban Begal, Terduga Pelaku Diringkus Beserta Barang Bukti

  • Whatsapp
Bocah 11 Tahun di Parepare jadi Korban Begal, Terduga Pelaku Diringkus Beserta Barang Bukti
Korban MR saat ditemui usai melapor di SPKT Polres Parepare (foto/Andi Ukki)

PAREPARE, UPEKS.co.id — Seorang bocah inisial MR (11) jadi korban begal atau Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di Jalan Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, pada pukul 22.30 WITA, malam kemarin, Kamis (14/10/2021).

Kejadian berawal disaat korban duduk di depan rumahnya, tiba-tiba pelaku menggunakan sepeda motor langsung merampas handphone jenis Vivo Y19C, warna sunset red dari tangan korban. Disaat mulai panik, korban berteriak

Bacaan Lainnya

“Begal”. Usai korban berteriak, kemudian datang beberapa orang kemudian mengejar pelaku.

“Duduk-duduk ka disitu (depan rumah) ada orang lewat (terduga pelaku) langsung mi datang na kasi berhenti motornya langsung na rampas Hp ku. Sempat ka melawan, pas pergi langsung meka berteriak, datang om kejar. (Terduga Pelaku) naik motor Scoopy warna hitam,” ungkap MR, saat ditemui di halaman Polres Parepare, didampingi Direktur PBH BAIN HAM RI Parepare, Arni Yonatan.

Menurut pengakuan korban, saat menjalankan aksinya, pelaku menggunakan senjata tajam yang diduga badik. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/434/X/SPKT/POLRES PAREPARE/POLDA SULSEL, pada pukul 23.30 WITA, orang tua dari korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Parepare.

Tak berselang lama, terduga pelaku diamankan di Jalan Kelapa Gading. Hal tersebut diungkap Kasat Sabhara Polres Parepare, AKP Paulus Kasno, ia mengatakan jika sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara pelaku dan masyarakat setelah mengetahui kejadian yang diduga begal itu.

“Karena ini kejadiannya di dekat Asram Brimob, anggota Brimob dipimpin Komandan Kompinya, Iptu Andi Eka Saputra, ini melakukan pengejaran, sehingga terakhir pada di jalan Kelapa Gading ini, pelaku melompat turun ke sungai dan sudah dilakukan pengejaran. Masyarakat, anggota Brimob, maupun anggota Sabhara Polres Parepare,” terang mantan Kapolsek Bacukiki itu.

Kata dia, karena minimnya penerangan, sehingga (terduga) pelaku sempat dilaporkan lolos. Tetapi identitas terduga pelaku sudah didapatkan dari motor yang dikendarai.

Dari pantauan di Polres Parepare dini hari tadi, dua orang pria yang diduga pelaku diturunkan dari mobil warna hitam jenis Nissan, dengan nomor polisi DD 1043 SN. Dua unit motor jenis Satria dan Scoopy juga turut diamankan.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 04.56 WITA, pihak kepolisian dari Polres Parepare masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut dan belum ada keterangan jelas dari pihak Polres Parepare. (AU)