Berkunjung ke Kantor Baznas Enrekang, Begini Harapan Dewan Pendidikan Bone

  • Whatsapp
Berkunjung ke Kantor Baznas Enrekang, Begini Harapan Dewan Pendidikan Bone

ENREKANG, UPEKS.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang mendapat kunjungan istimewa dari Dewan Pendidikan Kabupaten Bone. Rombongan diterima langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang di Aula Kantor Baznas Enrekang, Jl. Buttu Juppandang No. 77, Enrekang.

Dalam sambutannya, Anggota Dewan Pendidikan Bone, Hj Farida Hanafing menyampaikan bahwa Bone dan Enrekang terus membangun komunikasi dan sinergi untuk mencari solusi bagaimana agar potensi-potensi di daerah seperti di Bone bisa dioptimalkan dalam membangun daerah, salah satunya adalah potensi zakat infak dan sedekah di Bone.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan paparan Pimpinan Baznas dalam pertemuan tadi di Pendopo Rujab bersama Bapak Bupati, kami makin bersemangat mendorong agar Pemerintah daerah Bone juga mempercepat proses penyusunan Perda Zakat di DPRD Bone,” papar Pengusaha Swalayan tersukses di Bone itu.

Ia menjelaskan bahwa di Bone potensi zakat jauh lebih besar dari Enrekang sebab penduduk Bone sekitar 800 ribu jiwa lebih, dibanding Enrekang yang hanya 200 ribu lebih.

“Bone akan segera melengkapi regulasi sebagaimana di Enrekang agar pengelolaan zakat lebih optimal. Kami harap ke depan Bone lebih maju dalam pengelolaan zakat”, pungkas Hj. Farida Hanafing.

Sementara itu, Pimpinan Baznas Enrekang, Dr Ilham Kadir menyampaikan terima kasih banyak karena bersedia datang ke Kantor Baznas Enrekang yang penuh dengan kekurangan.

“Terima kasih atas kunjungannya ke Baznas Enrekang, kami ini masih terus berbenah, masih banyak masalah yang harus kami selesaikan, namun pada prinsipnya, Baznas harus bekerja profesional melayani umat, mengoptimalkan pengumpulan dan menyalurkan dana zakat kepada mustahik sesuai ketetapan syariat,” kata lelaki kelahiran Watangcani Bone ini.

Selain itu, Ilham Kadir juga memaparkan bahwa secara umum masalah di Baznas itu ada empat, minimnya literasi zakat, SDM pengelola zakat, regulasi tingkat daerah yang minim, dan dukungan pemerintah setempat belum merata.

“Saya sangat berharap agar Dewan Pendidikan Kabupaten Bone menjadi motor penggerak literasi zakat di Bone, mendorong Pemerintah agar mendukung Baznas lewat regulasi dan dana hibah. Saya yakin Baznas Bone dan Dewan Pendidikan akan lebih maju dari Enrekang,” harapnya.

Dewan Pendidikan Bone juga punya agenda lain, bertemu dengan Bapak Bupati Enrekang, Dewan Pendidikan Enrekang, dan Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tana Toraja.

Hadir dalam penyambutan para tamu terhormat dari Bumi Arungpalakka di Baznas Enrekang adalah para pimpinan, yakin H. Junwar, H. Kamaruddin, Kadir Lesang, dan Ilham Kadir, serta para staf. (Sry)

 

 

Pos terkait