Akomodir Kekecewaan Balon Kades, Panitia Pilkades Buka Posko Pengaduan

  • Whatsapp
Akomodir Kekecewaan Balon Kades, Panitia Pilkades Buka Posko Pengaduan

TAKALAR, UPEKS.co.id — Pasca pengumuman bakal calon (balon) Kepala Desa pada Pemilihan Kades Serentak di Takalar, gelombang protes mulai bermunculan. Protes itu datang dari para balon yang merasa ada yang tidak beres dalam proses penghitungan skor sehingga mereka terpental dari arena Pilkades.

Terbaru, puluhan masyarakat Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, menggelar aksi unjuk rasa memprotes jalannya tahapan Pilkades, Sabtu (16/10/2021). Mereka menilai tahapan ini telah cacat prosedur dan meminta tahapan dihentikan sementara.

Bacaan Lainnya

Merespon hal tersebut, Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Takalar tidak tinggal diam. Mereka membuka Posko Pengaduan Hasil Pengumuman Seleksi Tambahan Calon Kepala Desa.

“Banyak yang mengira panitia hanya diam dan tidak berbuat apa-apa. Kami siapkan ruang dan saluran bagi masyarakat yang merasa perlu mempertanyakan hasil seleksi pada 15 Oktober lalu,” kata Ketua P2KD tingkat Kabupaten Takalar, H. Baso.

Baso yang juga Kadis Sosial dan PMD Takalar itu menyatakan bahwa pihaknya menyadari jika hasil pengumuman tentunya ada yang menerima dan ada yang menolak.

“Makanya kami siapkan Posko pengaduan yang akan menjadi media klarifikasi bagi pihak-pihak yang tidak puas. Posko pengaduan juga akan menjadi solusi dalam hal menghindari kerumunan yang berlebih di tengah era pandemi sekarang ini,” ujarnya.

Sekretaris P2KD tingkat Kabupaten Takalar, Ardiyanto Radjab menambahkan, panitia menyampaikan kepada seluruh pihak yang tidak puas dengan hasil tersebut dipersilahkan memasukkan aduannya dengan ketentuan penyampaiannya secara tertulis dengan melampirkan identitas pengadu dan bukti aduan. Jawaban dari aduan tersebut akan diberikan secara tertulis pula.

“Karena kita masih dalam masa pandemi, maka kami menempuh cara korespondensi. Silahkan bersurat dengan melampirkan identitas pengadu dan bukti-bukti aduan. Kami akan tanggapi,” imbuhnya.(rif)

 

 

 

Pos terkait