98 Calon Kepala Desa Akan Bertarung di Pilkades Serentak 27 Desa

  • Whatsapp
98 Calon Kepala Desa Akan Bertarung di Pilkades Serentak 27 Desa

PANGKEP, UPEKS.co.id — Sebanyak 98 orang calon kepala desa akan ikut bertarung pada pemilihan kepala desa(Pilkades) serentak di 27 desa sekabupaten Pangkep.

Desa Tondong Kura, 3 Calon Kades. Desa Lanne, 2 Calon Kades. Desa Bulu Tellue, 5 Calon Kades. Desa  Banti Murung, 3 Calon Kades. Desa Poleonro 4 Calon Kades. Desa Baring, 2 Calon Kades. Desa Kabba, 5 Calon Kades. Desa Pitu Sunggu, 5 Calon Kades. Desa Pitue, 5 Calon Kades. Desa Padang Lampe, 4 Calon Kades. Desa Manggalung, 5 Calon Kades. Mandalle, 5 Calon Kades. Desa Benteng, 2 Calon Kades. Desa Patalassang, 4 Calon Kades. Desa Manakku, 3 Calon Kades. Desa Kassiloe, 3 Calon Kades. Desa Kanaungan, 3 Calon Kades. Desa Gentung, 3 Calon Kades. Desa Bonto Manai, 3 Calon Kades. Desa Bara Batu, 5 Calon Kades. Desa Sabaru, 2 Calon Kades. Desa Tabo Tabo, 5 Calon Kades. Desa Mangilu, 5 Calon Kades. Desa Bulu Cindea, 4 Calon Kades. Desa Bowong Cindea, 2 Calon Kades. Desa Biring Ere, 3 Calon Kades. Desa Tompo Bulu, 3 Calon Kades.

Kepala bidang pemerintahan desa(Pemdes), dinas pemberdayaan masyarakat dan desa(DPMD) Pangkep, Zulfadli mengatakan, 98 orang Cakades ini adalah mereka yang telah melalui uji kompetensi, baik tes tertulis maupun tes wawancara.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, sebanyak 107 orang bakal calon kepala desa mengikuti uji kompetensi. Sembilan orang diantaranya dinyatakan tidak lulus berdasarkan peringkat nilai hasil uji kompetensi.

Berdasarkan aturan, batas maksimal calon kepala desa hanya lima orang.

“Disebabkan karena bakal calon yang ditetapkan menjadi calon paling banyak lima orang. Untuk itu sebagaimana hasil uji kompetensi ditetapkan peringkat berdasrkan nilai hasil uji kompetensi,”katanya.

Lanjut Zulfadli, setelah ditetapkan calon kepala desa. Tahapan selanjutnya pengambilan nomor urut.

Pencabutan nomor urut akan difasilitasi oleh panitia kabupaten dan dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Pangkep, Senin 11 Oktober mendatang.

Calon kepala desa akan hadir diruang pola mencabut nomor urut.

“Itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kegiatan yang berpotensi terjadinya pengumpulan massa dan simpatisan, maka dipusatkan pelaksanannya di ruang pola kantor bupati Pangkep,”tambahnya.

“Secara regulasi tetap panitia desa yang melaksanakan pencabutan nomor urut calon sedangkan panitia kabupaten hanya memfasilolitasi perlengkapan kegiatan secara teknis. Nanti akan dilakukan bergantian oleh panitia desa,”katanya lagi.

Meski pencabutan nomor urut dipusatkan di kabupaten, namun pendukung dan simpatisan calon tetap dapat menyaksikan. Olehnya itu, Pemdes akan bekerjasama dengan Dinas Kominfo untuk pencabutan nomor urut disiarkan langsung PangkepTV.

Selain pencabutan nomor urut, dirangkaikan sosialisasi kepada seluruh calon terkait pelaksanaan tahapan dan penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

(Sah)