Tim Assesor Perpusnas Gelar Assesment Perpustakaan Sekolah di Makassar

  • Whatsapp
Tim Assesor Perpusnas Gelar Assesment Perpustakaan Sekolah di Makassar

Makassar, Upeks–Tim Assesor Perpusnas RI menggelar survey dan assesment selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat (22-24/09/2021) untuk tujuan akreditasi perpustakaan sekolah di Makassar.

Hari pertama dilaksanakan tes wawancara dan pembinaan dalam pengelolaan serta pengembangan perpustakaan sekolah di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Sementara pada hari kedua dan ketiga dilakukan kunjungan ke beberapa sekolah dasar dan menengah wilayah Pemerintah Kota Makassar dalam rangka Akreditasi perpustakaan sekolah secara onsite (Kunjungan langsung).

Kegiatan ini merupakan even perdana di Kota Makassar selama masa pandemik. Sebelumnya penilaian akreditasi dilakukan secara online dan portofolio.

Terdapat tujuh sekolah yang dikunjungi, diantaranya SD Kompleks Sambung Jawa, SD Banta-Bantaeng, SD Hangtuah, SD Borong, SD Wahdah, SMP Telkom Makassar dan SMP Negeri 20 Makassar.

Tim Assesor diterima dan didampingi langsung oleh Ibu Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Hj.Tenri A.Palallo, S.Sos.M.Si bersama Pustakawan Propinsi dan seluruh jajaran pejabat struktural dan fungsional Dinas Perpustakaan Makassar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tim Assesor disambut dengan meriah di setiap sekolah dengan menampilkan kreatifitas sangar perpustakaan yang ada di sekolah.Perpustakaan saat ini bukan lg hanya sebagai gudang Ilmu tetapi wadah menemukan, menuangkan kreatifitas dan memunculkan inovasi bagi anak didik, pendidik dan orang tua didik.

Pembinaan Perpustakaan pada satuan pendidikan Dasar di seluruh wilayah Kabupaten/Kota sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan. Berdasarkan Nomenklatur yang dituangkan dalam Permendagri 90 tahun 2019 Dinas Perpustakaan Makassar melakukan pembinaan tersebut di bawahi Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Muhammad Amran Kudus,SE.MM.

Adapun pedoman penyelenggaraan perpustakaan sekolah diatur dalam undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan yang mengamanatkan bahwa setiap Sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan ditegaskan oleh Tim Assesor, Darwanto.

Penilaian dan survey yang dilakukan oleh Tim Akreditasi disambut baik oleh semua unsur pengelola di sekolah mulai dari Kepala Sekolah, Kepala Perpustakaan, pengelola perpustakaan, Anak didik serta orang tua didik. (*)