Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Afive Majene

  • Whatsapp
Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Afive Majene

MAJENE, UPEKS.co.id — Salah seorang tamu hotel di Lingkungan Lembang, Kelurahan lembang, Kecamatan Banggae Timur ditemukan meninggal dunia, di kamarnya pada Minggu, (19/9/2021) sore.

Korban yang diketahui warga Desa Bonde, Kecamatan Pamboang tersebut, saat itu juga langsung dievakuasi petugas kepolisian, dibantu relawan Siaga 86 dengan protokol kesehatan (Protkes). Selanjutnya dibawa ke rumahnya di Desa Bonde menggunakan Ambulance.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Majene, Iptu Benedict Jaya mengatakan, Sesosok mayat yang ditemukan diketahui inisial YI (53) warga Lingkungan Soppeng Jawa, Desa Bonde, Kecamatan Pamboang. Saat ditemukan dalam kondisi sudah kaku.

“Mayat tersebut ditemukan di salah satu kamar hotel Afive di Kelurahan Lembang sekitar pukul 15.30. Pihak hotel kemudian melaporkan penemuan mayat ke pihak kepolisian, kemudian dilakukan oleh TKP di lokasi, pada saat mayat ditemukan dalam kondisi membiru dan sudah kaku, ” tutur Benedict.

Benedict juga mengaku, pada saat mayat ditemukan dalam kondisi membiru dan sudah kaku. Namun belum diketahui penyebab korban meninggal, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. lebih lanjut.

“Sementara kami masih melakukan penyelidikan apa penyebab kematian,
sejumlah saksi masih dimintai keterangan, termasuk petugas hotel yang pertama kali menemukan mayat. Barang-barang yang ditemukan di TKP berupa, baju lengan panjang, celana panjang warna hitam milik korban dan handphone Nokia warna putih,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu petugas hotel yang namanya tidak ingin disebutkan saat ditemui di lokasi mengaku, korban saat check in pada Minggu siang di hotel bersama seorang perempuan, memakai jilbab dan baju warna kuning sekitar pukul 11.00.

“Sempat terkejut ketika melihat korban dalam keadaan tidak bergerak. Awalnya dikiranya pingsan, namun setelah saya periksa ternyata sudah dalam keadaan tidak bernyawa, akhirnya saya memanggil teman yang lain, setelah itu melapor ke polisi,” terangnya. (Ali)