Sekda Sinjai Siap Kawal Implementasi Program JKN-KIS di Kabupaten Sinjai

  • Whatsapp
Sekda Sinjai Siap Kawal Implementasi Program JKN-KIS di Kabupaten Sinjai

Bacaan Lainnya

 

Watampone, upeks.co.id- Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS di Kabupaten Sinjai dan mewujudkan tercapainya hubungan kemitraan dan komunikasi dengan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program JKN-KIS dan pengambil kebijakan tingkat daerah di Kabupaten Sinjai, BPJS Kesehatan menggelar Forum Kemitraan dan Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Sinjai, Senin (20/09).

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai berkomitmen dalam mendukung implementasi Program JKN-KIS di Kabupaten Sinjai dalam memberikan perlindungan dan kepastian jaminan pelayanan kesehatan kepada seluruh penduduk Kabupaten Sinjai. Terkait penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS harus mendapat perhatian lebih agar segera didaftarkan sehingga tidak menghambat pada saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Validasi dan verifikasi data juga harus tetap dikedepankan dengan acuan Nomor Induk Kependudukan yang valid sehingga ada kepadanan data peserta antara BPJS Kesehatan dengan Pemda Kabupaten Sinjai,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Indira Azis Rumalutur memaparkan pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN-KIS di Kabupaten Sinjai sebagai bahan evaluasi dan perhatian seluruh anggota forum.

“Kegiatan forum ini juga untuk memberi gambaran pelayanan kesehatan peserta JKN-KIS di Kabupaten Sinjai, sehingga kita dapat mengetahui poin-poin penting yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menjadi perhatian agar segera dilakukan tindak lanjuti bersama. Serta monitoring dan evaluasi pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan kepada peserta JKN-KIS, sehingga pelayanan kesehatan kepada peserta di Kabupaten Sinjai dapat terselenggara secara optimal dan berkelanjutan,” papar Indira.

Dalam kegiatan tersebut, diberikan pula penghargaan kepada Puskesmas Kampala di mana berdasarkan penilaian tim juri terpilih sebagai pemenang I dalam Lomba Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Berkomitmen antar wilayah Sulawesi selatan. Dengan indikator penilaiannya adalah pemanfaatan antrean online terkoneksi Mobile JKN Faskes, respon time dokter FKTP pada kontak tidak langsung melalui Mobile JKN Faskes, Kontak Tidak langsung (kontak sakit dan kontak sehat) serta capaian screening kesehatan.