Satpol PP Bubarkan Kerumunan Komunitas Mobil di Kawasan Tonrangeng River Side Parepare

  • Whatsapp
Satpol PP Bubarkan Kerumunan Komunitas Mobil di Kawasan Tonrangeng River Side Parepare

PAREPARE, UPEKS.co.id — Petugas gabungan dari Satpol PP dan BPBD Kota Parepare, membubarkan komunitas mobil ditemukan berkerumun di halaman RS Regional Hasri Ainun Habibie, malam kemarin, Minggu (12/9/2021).

Selain itu, petugas juga membubarkan kerumunan warga di salah satu pusat kuliner di Kecamatan Soreang. Petugas juga menemukan sejumlah pelaku usaha masih melakukan aktivitas melewati waktu telah ditetapkan, sebagaimana berlaku dalam Surat Edaran terkait PPKM di Kota Parepare.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui, Sekretaris Satpol PP Parepare, Ulfa Lanto mengatakan, pihaknya membubarkan sejumlah komunitas mobil yang berasal dari luar Parepare seperti Wajo, Soppeng, Barru, Pinrang, dan Sidrap, berkerumun di dalam halaman RS Regional Hasri Ainun Habibie.

“Tadi kami menemukan beberapa komunitas mobil dari beberapa daerah diluar Kota Parepare. Kami langsung melakukan pembubaran karena sangat berkerumun di lokasi tersebut. Juga tidak memiliki izin,” katanya.

Selain itu kata Ulfa, pihaknya juga membubarkan remaja yang ditemukan berkumpul di Taman Mattirotasi.

Terpisah, Kabid Binmas Satpol PP Parepare, Panaungi Hakim, pihaknya menyisir wilayah Tanggul Cempae yang merupakan salah satu pusat kuliner di Kecamatan Soreang, kerap dikunjungi warga Parepare, hingga warga luar Parepare disaat malam minggu.

“Kami fokus di wilayah Tanggul Cempae. Kami masih dapati tadi (pelaku usaha) masih melewati jam operasional. Kami juga membubarkan warga berkerumun dari ujung pukul ujung demi menaati protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sejumlah pelaku usaha yang ditemukan melanggar batas jam operasional kata Panaungi, diberikan sanksi berupa surat teguran lisan. Jika masih ditemukan masih melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

“Untuk denda kami mohon maaf, karena ini (kasus Covid-19) sudah landai. Bukan kesan pembiaran, tapi ini demi kehidupan masyarakat dalam pemulihan ekonomi. Kami juga menyampaikan kepada seluruh pelaku usaha untuk mentaati aturan yang berlaku dalam surat edaran,” ucapnya.

Untuk aturan operasional, sebagaimana yang berlaku dalam surat edaran. Bagi pelaku usaha untuk makan ditempat pukul 21.00 Wita, layanan pesan antar hingga pukul 22.00 Wita. (Ai)

Pos terkait