Percepat Vaksinasi, Kapolres Majene Imbau Masyarakat untuk Segera Divaksin

  • Whatsapp
Percepat Vaksinasi, Kapolres Majene Imbau Masyarakat untuk Segera Divaksin

MAJENE, UPEKS.co.id — Kapolres Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), AKBP Febryanto Siagian menghimbau agar masyarakat segera divaksin. Hal tersebut disampaikan disela-sela acara Coffee Morning bersama awak media, di
Cafe Diaz, Sabtu (4/9/2021).

“Harapan kami masyarakat tidak perlu takut, karena apa yang dilakukan pemerintah itu baik, dan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan
negara, dengan kita semua dan masyarakat ikut divaksin, kondisi bisa cepat normal, dengan sendirinya kondisi ekonomi juga akan normal,”
kata Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian didampingi Kasat Reskrim, Iptu Benedict Jaya bersama Kasat Intel Polres Majene, Iptu Mustafa.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Majene agar tidak perlu takut untuk divaksin. Hal itu dikarenakan vaksin tersebut sudah melalui penelitian oleh pemerintah dan aman untuk digunakan.

”Namun kita juga sadari ada sekelompok yang ingin mengganggu stabilitas dengan menyampaikan hal yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan kita juga melihat masyarakat masih ada yang ketakutan dengan adanya isu yang tidak benar,” ungkapnya.

Kapolres juga mengatakan, hingga saat ini Polres Majene telah melaksanakan vaksinasi kepada warga masyarakat Kabupaten Majene dengan persentase yang tercatat sekitar 30 persen vaksinasi untuk tahap pertama.

“Target kita 50 hingga 60 persen vaksinasi, makanya hingga saat ini kami masih gencar melaksanakan vaksinasi sambil mengajak dan
mengedukasi masyarakat agar ikut vaksin, kita juga berdayakan seluruh petugas Bhabinkamtibmas dimasing-masing wilayah,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para awak media yang telah bersedia meluangkan waktu untuk hadir bersilaturahmi sebagai mitra dengan Polres Majene yang selama ini terbangun.

“Kita berharap, kemitraan ini dapat terus terjalin dengan baik untuk bersama-sama dan membantu mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan positif, tidak hoax, khususnya dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan vaksin, maupun pemberitaan lainnya,” pungkasnya. (Ali)

 

 

 

Pos terkait