Kejati Sulsel Tahan Tiga Tersangka Pengajuan Kartu Kredit Fiktif 

  • Whatsapp
Kejati Sulsel Tahan Tiga Tersangka Pengajuan Kartu Kredit Fiktif 

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Penyidik Kejati Sulsel menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi rekayasa pengajuan dokumen dan penyalahgunaan kartu kredit, pada kantor salah satu bank plat merah di Makassar.

Selain menetapkan tersangka, ketiga oknum pejabat bank BUNM itu, juga langsung dilakukan penahanan. Tersangka melakukan perbuatannya pada tahun 2020 dengan kerugian Rp3,4 miliar, dari 157 kartu kredit. Kasus ini terungkap atas kerjasama pihak bank.

Bacaan Lainnya

Modusnya, para tersangka melakukan penerbitan dokumen atau data permohonan kartu kredit palsu. Dengan memasukkan data palsu pemohon kartu kredit, untuk digunakan secara pribadi oleh para tersangka.

“Mereka ini selain memalsukan data pemohon kartu kredit, mereka juga menggunakan kartu kredit di gesek tunai untuk dikuras isinya,” kata Kepala Seksi Penerangan (Kasi Penkum) Kejati Sulsel Idil, Kamis (23/9/21) malam.

Idil menuturkan, dalam perkara ini ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Mereka Relationship Manajer inisial II, dua orang dari pihak eksternal bank inisial SHBS dan SR.

Penahanan dilakukan di Rutan Mapolda Sulsel, dalam status tahanan titipan. Tersangka akan kita tahan hingga 20 hari kedepan.

Penahanan dilakukan dengan  alasan dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulang perbuatannya.

Mantan Kasi Pidum Kejari Parepare ini menambahkan, penyidikan kasus ini tidak akan berhenti pada tiga tersangka kasus ini. Kasusnya masih akan dikembangkan, guna mengusut adanya keterlibatan pihak lain.

“Para tersangka sendiri

 disangkakan diduga melanggar pasal 2, pasal 3, atau pasal 9 Undang-undang Tipikor, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara, ” tutup Idil.(Jay)