Dengan JKN-KIS, Suryati Jalani Pengobatan Tyroid Tanpa Beban

  • Whatsapp
Dengan JKN-KIS, Suryati Jalani Pengobatan Tyroid Tanpa Beban

 

Makassar, upeks.co.id– Beragam masalah kesehatan dapat dialami oleh siapa saja tanpa mengenal usia dan latar belakang. Seperti halnya yang dialami Suryati (45). Warga Keluharan Maricaya ini tidak pernah menyangka jika dirinya akan mengidap penyakit tiroid.

Bacaan Lainnya

Awal mula ia merasakan penyakit ini semenjak pertengahan tahun 2021. Sudah beberapa bulan belakangan ini Suryati menjalani pengobatan penyakit yang diidapnya tersebut. Ia mengetahui bahwa pengobatan medis yang akan dijalaninya akan membutuhkan jangka waktu yang tidak sebentar serta membutuhkan banyak biaya.

“Saya hanya ibu rumah tangga biasa. Sementara, suami saya hanya buruh harian lepas yang tidak memiliki penghasilannya tetap, yang untuk biaya hidup keseharian saja masih kurang. Sulit rasanya untuk bergantung biaya pengobatan penyakit kelenjar tyroid saya ini,” ungkap Suryati kepada tim Jamkesnews, Rabu (29/09).

Suryati merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanggungan dari Pemerintah Kota Makassar. Awalnya ia terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau sering dikenal dengan peserta mandiri.

“Saya tidak tahu kalau ternyata saya mendapatkan kartu JKN-KIS tanggungan dari pemerintah. Awalnya saya ini peserta dari mandiri dan mengikuti program relaksasi. Setelah pelunasanan tunggakan iuran saya mengecek status kepesertaan di aplikasi Mobile JKN dan mendapati data saya telah diubah menjadi peserta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dari pemerintah. Tentunya saya sangat bersyukur,” lanjut Suryani.

Berkat Program JKN-KIS, ia tak lagi pusing memikirkan biaya yang akan dihabiskan untuk melakukan pengobatan intensif bagi penyakit tyroid yang diidapnya. Baginya, prosedur yang ditetapkan dalam memperoleh pelayanan kesehatan ini adalah sesuatu hal yang wajar dan memang diperlukan agar semua proses berjalan teratur.

“Saya pun mengikuti alur prosedurnya dan tidak ada kesulitan sama sekali. Sampai sekarang saya selalu menggunakan kartu KIS ini setiap kali melakukan pengobatan. Cukup dengan menunjukkan kartu dan menunggu antrean sebentar, saya sudah mendapatkan pelayanan dan pengobatan tanpa biaya. Semoga Program JKN-KIS banyak membantu masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ucap Suryati.

.(Ti)