BPJS Kesehatan Kabupaten Buru Selatan Adakan Mentoring Dokter Spesialis

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Kabupaten Buru Selatan Adakan Mentoring Dokter Spesialis

 

Bacaan Lainnya

Namrole, upeks.co.id – Untuk meningkatkan kompetensi dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), BPJS Kesehatan Kabupaten Buru Selatan mengadakan kegiatan Mentoring Dokter Spesialis dengan tema Perawatan Luka, Selasa (14/09). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh dokter FKTP se-Kabupaten Buru Selatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, HS Rumondang Pakpahan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kesempatan bagi dokter di FKTP untuk mendapatkan penyegaran pengetahuan dari dokter spesialis. Dengan demikian, dokter di FKTP dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Melalui mentoring dokter spesialis ini kami harap dokter di FKTP mendapatkan tambahan pengetahuan dari dokter spesialis di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Selain itu kami juga berharap adanya update pengetahuan karena selalu ada perkembangan baru mengenai pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Jadi, kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk berbagi bagaimana penanganan yang dilakukan atas luka sehingga dapat lebih siap dan optimal menanganinya. Topik ini menarik karena mengenai luka ini kerap ditemui oleh dokter dalam melakukan pelayanan kesehatan,” ujar Mondang.

Dalam kegiatan tersebut, Dokter Bedah RSUD Namrole, dr. Hamilton Lowis menyampaikan penatalaksanaan perawatan luka yang sering dihadapi oleh dokter di fasilitas kesehatan.

“Topik yang kita angkat kali ini mengenai wound healing seringkali dihadapi oleh para tenaga kesehatan. Maka dari itu penting sekali kita mengetahui mengenai luka, faktor penyulitnya dan bagaimana penanganannya. Penyembuhan luka bukan hanya kita sekadar melakukan penjahitan luka, ada banyak faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan untuk itu kita harus memahami agar mendapatkan penyembuhan luka yang optimal,” papar Hamilton Lowis. (yr)