BPJS Kesehatan dan Pemda Maluku Tengah Wujudkan Pelayanan Yang Berkualitas

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan dan Pemda Maluku Tengah Wujudkan Pelayanan Yang Berkualitas

 

Masohi, upeks.co.id- BPJS Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah menggelar Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (15/09). Kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dan dukungan pemangku kepentingan di Kabupaten Maluku Tengah untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, M.Bahrum Kalauw menyampaikan bahwa pentingnya forum ini diselenggarakan guna melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS di Kabupaten Maluku Tengah.

“Harapannya dengan seiring berjalannya waktu, pelayanannya dapat lebih berkualitas, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun kepesertaan Program JKN-KIS. Terhadap beberapa hal yang menjadi catatan, khususnya mengenai penganggaran aparat perangkat desa dan PBPU BP Pemda akan kami respon agar segera ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kalauw.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, HS Rumondang Pakpahan menyampaikan paparan terkait kepesertaan, pelayanan kesehatan, dan dukungan stakeholder di Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami berharap mengenai penganggaran Iuran PBPU Pemda (Jamkesda) dan Bantuan Iuran agar sesuai dengan Perpres 64 Tahun 2020 dengan demikian akan meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Dalam bidang pelayanan, kami meminta dukungan dari Dinas Kesehatan untuk mendorong fasilitas kesehatan agar dapat melengkapi sarana dan prasarana, termasuk mengenai ketersediaan dokter spesialis sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan dapat semakin optimal,” tutur Mondang.

Menanggapi hasil paparan dan diskusi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Jeni Adijaya mengungkapkan sudah ada upaya tindak lanjut untuk menambah ketersediaan dokter di Kabupaten Maluku Tengah.

“Mengenai sumber daya manusia, pemerintah Kabupaten Maluku Tengah telah melakukan upaya untuk mewujudkan visi meningkatkan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah yang lebih sejahtera. Dan terkait ketersediaan dokter spesialis, sementara ini masih ada sekitar dua belas dokter yang menempuh pendidikan dokter spesialis. Jadi sudah ada tindak lanjut untuk mengadakan dokter spesialis bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Jeni. (yr)