Berkat JKN-KIS, Yuyun Jalani Operasi Caesar Tanpa Biaya

  • Whatsapp
Berkat JKN-KIS, Yuyun Jalani Operasi Caesar Tanpa Biaya

 

Baubau, upeks.co.id – Besarnya biaya persalinan menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi sebagian masyarakat, terlebih bagi keluarga kurang mampu, apalagi jika harus melakukan operasi caesar. Namun kehadiran pemerintah melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) membuat Yuyun Herlian (34) tenang saat menghadapi persalinan karena tak lagi memikirkan biayanya.

Bacaan Lainnya

Peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBN yang berdomisili di Kelurahan Kolese, Kecamatan Lealea, Kota Baubau ini menceritakan pengalamannya saat melahirkan anak kedua, di mana ia menjalani operasi caesar tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun.

“Saya memiliki dua orang anak, pada saat lahiran anak pertama alhamdulillah secara normal. Namun pada saat saya mengandung anak ke dua dan hendak melahirkan kondisi saya tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal. Akhirnya dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi caesar,” ungkap Yuyun, Rabu (15/09).

Ia menambahkan pada saat mengandung anak keduanya, ia harus sering memeriksakan kandungannya ke bidan di Puskesmas Lowu-lowu, bahkan setiap dua minggu sekali ia harus dirujuk ke rumah sakit umum daerah Baubau untuk bertemu dokter kandungan karena janinnya bermasalah.

“Saat itu dokter menyarankan kepada saya untuk segera melakukan tindakan operasi caesar meskipun usia kandungan saya baru berjalan enam bulan. Seketika terlintas di pikiran saya jika dilakukan tindakan operasi pasti akan membutuhkan biaya yang besar, sedangkan saat itu kami belum siap terhadap biaya operasi caesar yang sangat besar karena suami saya bekerja hanya sebagai buruh harian lepas,” cerita yuyun.

Akhirnya dengan kartu JKN-KIS, tindakan operasi caesar dilakukan di RSUD Kota Baubau dan dengan pelayanan yang sangat baik. Tidak ada perbedaan atau diskiriminasi antara pasien yang menggunakan kartu JKN-KIS dengan pasien umum. Semua diberikan layanan yang sama dan sesuai dengan kaidah medis yang ada. Hal ini membuat Yuyun dan suaminy sangat puas dan bersyukur.

“Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS ini, serta memberikan pembiayaan iuran bagi kami peserta PBI APBN. Semoga program ini dapat terus memberikan kebaikan dan dapat terus melayani pesertanya dengan berkualitas,” ungkapnya. (fl/se)