Bank Sulselbar Cabang Takalar Diduga Cairkan Kredit 11 SK Palsu

  • Whatsapp
Bank Sulselbar Cabang Takalar Diduga Cairkan Kredit 11 SK Palsu

TAKALAR, UPEKS.co.id— Bank Sulselbar Cabang Takalar diduga mencairkan pinjaman kredit dengan agunan Surat Keputusan (SK) palsu.

Tidak tanggung-tanggung, pencairan kredit tersebut diberikan kepada pemilik 11 SK palsu karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar, dengan total nilai mencapai Rp1 miliar. Dimana, setiap orang menerima pinjaman Rp100 juta lebih.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut terungkap setelah salah satu pemilik SK palsu tersebut, inisial JA (27), warga Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, mengaku, jika dirinya tidak bekerja di PDAM Takalar. Namun, namanya dipakai dalam SK itu untuk memperoleh pinjaman kredit dari Bank Sulselbar.

“Saya bukan pegawai PDAM pak. Baru kali ini saya tahu, kalau nama saya dipakai dalam SK PDAM untuk memperoleh kredit di Bank Sulselbar,” akunya, belum lama ini.

Pemilik SK PDAM Takalar yang diduga palsu lainnya, berinisial AA juga membenarkan kalau namanya digunakan di dalam SK yang diduga palsu itu untuk memperoleh kredit pinjaman di Bank Sulselbar Cabang Takalar.

“Waktu itu saya langsung diarahkan datang ke Bank Sulselbar oleh salah seorang oknum pegawai PDAM, untuk tanda tangan pencairan uang sebesar Rp100 juta lebih. Setelah cair, saya diberi uang Rp5 juta,” ungkap warga Kelurahan Manongkoki, Kecamatan Polongbangkeng Utara ini.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Personalia PDAM Takalar, Wanhar mengatakan, kalau 11 nama yang ada di SK yang diduga palsu tersebut, bukan pegawai PDAM Takalar. “Bukan pegawai PDAM Takalar,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/9/2021).

Terpisah, Bank Sulselbar Cabang Takalar melalui Kepala Seksi (Kasi) Operasional, Muhammad Nur Larigau
mengaku, dirinya tidak tahu-menahu mengenai pencairan kredit yang menggunakan 11 SK karyawan PDAM Takalar yang diduga palsu tersebut.

“Kalau pencairan kredit SK palsu itu saya tidak tahu pak. Pimpinan Cabang sedang meeting lewat zoom,” ujarnya.

Berikut nama-nama yang ada dalam 11 SK yang diduga palsu tersebut, yakni inisial, NS, SD, AR, HA, SN, SR, HR, NS, JA, AA, dan RN.(rif)