Stok Darah Menipis, Duta BPJS Kesehatan Kendari Ramai-Ramai Serbu PMI

  • Whatsapp
Stok Darah Menipis, Duta BPJS Kesehatan Kendari Ramai-Ramai Serbu PMI

Bacaan Lainnya

 

Kendari, upeks.co.id – Bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Sulawesi Tenggara (UTD PMI Sultra), BPJS Kesehatan Cabang Kendari mengadakan kegiatan BPJS Kesehatan Peduli Donor Darah. Kegiatan tersebut diikuti oleh Duta BPJS Kesehatan Cabang Kendari bertempat di UTD PMI Sultra, Selasa (07/09).

“Semoga donor darah yang dilakukan oleh Duta BPJS Kesehatan Cabang Kendari hari ini bisa membantu saudara dan saudari kita yang membutuhkan, karena satu kantong darah akan sangat berarti bagi satu nyawa orang lain. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh si pendonor maupun yang menerima darah nantinya. Dengan aksi donor darah ini kebutuhan akan pasokan darah oleh PMI semakin banyak,” tutur Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Ivan Ravian.

Pada kesempatan yang sama, Dokter Umum PMI, Syahid Khairullah menyampaikan manfaat donor darah terutama untuk memperlancar aliran darah yang disebabkan berkurangnya kekentalan darah serta merangsang sel-sel dalam tubuh untuk memproduksi sel darah baru. Selain itu, pendonor mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, seperti cek tekanan darah, kadar hemoglobin, dan mendeteksi penyakit-penyakit lain.

“Persediaan darah untuk UTD PMI Sultra saat ini telah menurun sejak awal tahun 2021 ditambah lagi masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang belum berakhir. Tercatat stok darah yang dapat disiapkan UTD sebelum pandemi Covid-19, bisa produksi 1.200 kantong per bulan. Namun, setelah memasuki 1 tahun masa pandemi hanya bisa produksi 600-700 kantong darah per bulan,” jelas Syahid.

Ia berharap dengan kegiatan yang diinisasi oleh BPJS Kesehatan ini, dapat memotivasi seluruh instansi dan masyarakat untuk saling tolong menolong, khususnya donor darah

“Menipisnya stok darah ini dapat berdampak buruk bagi pasien darurat yang membutuhkan penanganan di rumah sakit khususnya wilayah Sulawesi Tenggara. Melalui kegiatan donor darah ini menjadi harapan kita bersama agar dapat memotivasi masyarakat untuk saling menolong,” sebutnya.