Shalat Idul Adha di Rumah, LDNU Makassar Siapkan Imam dan Khatib

  • Whatsapp
Shalat Idul Adha di Rumah, LDNU Makassar Siapkan Imam dan Khatib

MAKASSAR, Upeks.co.id–Menyikapi surat edaran Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terkait pelarangan shalat Idul Adha di lapangan dan di masjid, akibat  Makassar masuk zona merah.

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Makassar menyiapkan ratusan mubaligh sebagai khatib maupaun imam untuk melayani penyelenggaraan shalat Idul Adha, Selasa 20 Juli 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kami telah menyiapkan ratusan mubaligh untuk siap melayani kebutuhan Shalat Idul Adha warga Kota Makassar baik warga Nahdliyin secara khusus ataupun warga muslim secara umum, ” kata H Ashar Tamanggong, Ketua LDNU Kota Makassar, Ahad 18 Juli 2021.

Lebih lanjut diungkapkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar ini, masyarakat tidak perlu kuatir yang ingin melaksanakan shalat Idul Adha di rumah tapi tidak ada khatib. Masyarakat bisa menghubungi nomor kontak 0811443708 (Ketua LDNU) atau 082346699917 (Sekretaris LDNU).

“Jadi bapak dan ibu di rumah yang ingin melaksanakan shalat Ied, tapi nda ada yang bisa membaca Khutbah silahkan hubungi kami. Nanti Insya Allah kita siapkan sebab disayangkan kalau moment ritual shalat Idul Adha ini dilewatkan begitu saja,” terangnya.

Disebutkan, shalat Ied di rumah pelaksanaannya seperti biasa ada khutbah ada shalat berjamaah cuma dengan jumlah yang kecil untuk rumah tangga. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar bersama-sama untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin masif di Makassar. Apalagi saat ini, lanjutnya, telah ditemukan beberapa kasus varian Delta, corona jenis baru sudah ada di Kota Makassar.

Imbauan PCNU

Sementara itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Kota juga mengeluarkan imbauan semua jajaran pengurus cabang, pengurus lembaga, Lajnah, Banom NU, Pengurus MWC dan Ranting NU se-Kota Makassar, serta warga Nahdlatul Ulama pada umumnya. Mengeluarkan lima poin himbauan.

Pertama, melaksanakan Shalat Han Raya Idul Adha 1442 H / 2021 M di Rumah masing-masing bersama Keluarga inti. Hal ini merujuk pada surat Edaran Walikota Makassar dan Surat Edaran Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar.

Poin kedua, pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dilakukan oleh panitia qurban dan pembagian dagingnya diantarkan langsung ke penerima menghindari kerumunan warga di lokasi penyembelihan. 

“Kepada seluruh jajaran pengurus, perangkat organisasi dan kader Nahdlatul Ulama Kota Makassar agar menjadi pelopor dalam penanganan dan penanggulangan dampak wabah pandemi COVID-19 di lingkungan masing-masing,”imbuhnya dalam surat yang ditandatangani Rois Syuriyah NU Kota Makassar, AG Dr KH Baharuddin HS, MA dan Ketua Tanfidziyah Dr KH Kaswad Sartono M.Ag. 

“Mengajak warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam pada umumnya untuk senantiasa memperbanyak ibadah, bermunajat memohon pertolongan kepada Allah Swt agar penularan wabah pandemi COVID-19 dapat segera berakhir,” lanjutnya.

Selanjutnya bagi warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam lainnya yang membutuhkan Khatib/imam untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha di rumah dapat menghubungi LDNU Kota Makassar. (rls)