Sempat Tertunda, Pilkades Takalar di Gelar Bulan November, 51 Desa Ikut

  • Whatsapp
Sempat Tertunda, Pilkades Takalar di Gelar Bulan November, 51 Desa Ikut
Kabid PMD, Ardiyanto Radjab

TAKALAR, UPEKS.co.id — Sempat tarik ulur pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, dengan masa tenggang kurang lebih dua tahun, dengan kerja keras dan komunikasi yang intens dilakukan oleh Kabid PMD, Ardiyanto Radjab biasa disapa Dg Timung.

Kerja keras diperlihatkan dengan berbagai regulasi yang sempat jadi hambatan karena situasi dan kondisi yang kurang mendukung, namun dengan niat baiknya untuk melakukan pesta demokrasi akhirnya tahun 2021 tidak bakal tertunda lagi. Kemarin sudah melakukan rapat panitia Pilkades serentak tingkat Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Ini pertanda bahwa Pilkades sudah memiliki planning yang cukup matang untuk digelar, walaupun kondisi masih suasana masa Pandemi Covid 19, kegiatan ini tetap digelar.

Sebagai upaya tindak lanjut dari kerja keras untuk menyukseskan pilkades serentak pihak pemerintah kabupaten Takalar lewat Pemdes gelar rapat Pembentukan panitia tingkat kabupaten Takalar, jelang Pilkades serentak.

Pertemuan atau rapat ini berlangsung di Baruga Immannindori Kantor Bupati Takalar, kamis,(22/7/2021)

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat penjelasan Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas PMD Takalar, Ardianto Rajab.

Ia menyampaikan tahapan Pilkades serentak 2021 yang diikuti sebanyak 51 desa di Takalar. Rencananya, agenda ini akan dihelat pada 9 November 2021 mendatang.

Tahapan pelaksanaan, 26-28 Juli. Sosialisasi Pilkades 29 Juli-14 Agustus. Pembentukan dan pelantikan panitia, Bimtek, pendataan pemilih, Tatib, RAB dan pengumuman tahapan 16-27 Agustus. Pengajuan anggaran 30 Agustus sampai 22 September. Pembentukan KKPS, validasi penetapan dan pengumuman pemilih 13-21 September.

Kemudian Pendaftaran 17 September sampai 6 Oktober. Seleksi tambahan dan penetapan calon 7 Oktober sampai 8 November.

Persiapan perlengkapan dan peralatan Pilkades 1-3 November. Kampanye 9 November. Pencoblosan 10 November sampai 21 Desember. Penetapan dan Pelantikan Kepala Desa Terpilih 22 Desember.

Lebih jauh dijelaskan kata Ardianto Pemerintah Kabupaten Takalar dalam hal ini Bupati Takalar, Syamsari berharap pelaksanaan Pilkades serentak ini bisa berlangsung dengan lancar, aman dan menghasilkan kepala desa yang berkualitas.

Pilkades ini endingnya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa banyak bergantung kepada intensif pemerintah, tapi Kades terpilih akan bisa mengelola potensi desa yang dimilikinya.

“Jika kades pintar dia bisa mensejahterakan masyarakat sehingga pendapatan Asli Desa (PAD) lebih meningkat,” ujarnya.

“Harapan Bupati, kontestan terpilih kepala desa yang berkualitas yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik di 51 desa yang menggelar Pilkades,” ungkap Ardianto, Jumat (23/7).kemarin diruang kerjanya.

Adapun desa yang melakukan pemilihan tahun 2021 sebanyak 51 desa yang tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya, Galesong Utara tujuh desa, Galesong sepuluh desa, Galesong Selatan sembilan desa, Sanrobone empat desa, Manggarabombang sembilan desa, Mappakasunggu satu desa, Tanakeke tiga desa, Polongbangkeng Utara lima desa, Polongbangkeng Selatan dua desa. (Jahar)