PKP Angkatan IV Jeneponto Stula di Lombok Tengah NTB

  • Whatsapp
PKP Angkatan IV Jeneponto Stula di Lombok Tengah NTB

LOMBOK TENGAH, UPEKS.co.id – Kepala BKPSDM Kabupaten Jeneponto H. Muhammad Basir sangat mengapresiasi penerimaan Pemkab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat atas kunjungan Studi Lapangan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas IV tahun 2021.

Kepala BKPSDM Jeneponto pada kesempatan tersebut  menguraikan  secara singkat profil Kabupaten Jeneponto dalam mengembang Visi Jeneponto SMART dalam upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dia juga menambahkan  bahwa Jeneponto saat ini merupakan daerah pensuplai listrik di Provinsi Sulsel, dengan keberadaan PLTU dan PLTB, ungkap H. Muhammad Basir saat memberi sambutan penerimaan PKP Kabupaten Jeneponto di Lombok Tengah Mataram, NTB Senin (5/7/2021).

Hadir mendampingi kepala BKPSDM, Sekertaris Muh. Taufik, Kabid Diklat Hj. Nurnaningsih Pratama dan 30 peserta PKP lingkup Pemkab Jeneponto.

Muhammad Basir berpesan agar pejabat pengawas dapat belajar banyak Inovasi program pembangunan yang nantinya dapat diimplementasi di Kabupaten Jeneponto, harap kepala BKPSDM.

Ditempat yang sama Plt. Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. Muhammad Nazili S.IP. mengapresiasi rombongan PKP Angkatan IV atas kunjungan Studi Lapangan di Lombok Tengah.

“Saya berharap semoga kunjungan Peserta PKP dan rombongan dapat  berkesan di Lombok Tengah dan dapat berkunjung kembali”, harap Nazili.

Dia menyampaikan bahwa Lombok Tengan terdiri dari 12 Kecamatan yang saat ini mendapat kepercayaan Pemerintah Pusat dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus dan pengembangan Kota Mandalika di NTB.

Dia mengatakan dalam mendorong Pemerintahan yang baik maka Visi Lombok Tengah BERSATUJAYA (Beriman, Sejahtera, Bermutu Maju dan Berbudaya) yang diharapkan terus membawa perubahan untuk mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Kabid Diklat Hj. Nurnaningsih melaporkan bahwa kegiatan studi lapangan ini mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Dan 30 peserta PKP keberadaan di Lombok Tengah telah melalui proses protokol covid-19.

Peserta akan berada di Lombok selama dua hari dengan kegiatan studi lapangan di Perangkat Daerah yang dianggap memiliki inovasi dan dapat diimplementasikan di Pemkab Jeneponto, pungkasnya. (Ari Lau)