Pemprov Sulbar Gelar Rapat Pleno TPAKD

  • Whatsapp
Pemprov Sulbar Gelar Rapat Pleno TPAKD

MAJENE, UPEKS.co.id—Pemerintah provinsi Sulawesi Barat, melalui Biro
Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi menggelar rapat
pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Se Provinsi
Sulawesi Barat

Rapat pleno dengan tema “Pengembangan Potensi Unggulan Sulawesi Barat
Melalui Klasterisasi UMKM” yang berlangsung di Villa Bogor, dibuka
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sulbar, Saharuddin,
mewakili Sekprov. Sulbar, Rabu, (28/72021).

Bacaan Lainnya

Acara diikuti perwakilan dari kabupaten se Sulbar, dihadiri Kepala
Biro Ekbang Pemprov Sulbar, Masriadi, Kepala OJK Regional 6 wilayah
Sulampua dan pimpinan perbankan lainnya serta Tim Percepatan Akses
Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi dan Kabupaten se-Sulawesi Barat.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keungan dan Pembangunan pemprov Sulbar
Saharuddin, saat membacakan sambutan Sekprov. Sulbar menyampaikan,
bahwa berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) 2020 atas
dasar harga berlaku mencapai Rp 45,91 Trilun.

“Perkembangan ekonomi Sulawesi Barat terus menunjukkan peningkatan,
pada tahun 2020 naik sebesar 1,69%, sedangkan pertumbuhan ekonomi
Sulawesi Barat triwulan IV-2020 mengalami kontraksi sebesar 2,42%.
Skala regional dikawasan Maluku & Papua,” terang Saharuddin.

Ia juga mengatakan, Dari sekian banyak potensi yang ada di Sulbar yang
belum tergarap secara maksimal, utamanya disektor-sektor unggulan
daerah seperti, sektor pertanian dan perikanan yang merupakan sektor
strategis daerah, sebagai penyumbang PDRB terbesar.

“Sekiranya ini bisa di dorong bersama dalam mengoptimalkan pertumbuhan
ekonomi di Sulawesi Barat, kemudian sektor-sektor strategis ini juga
dapat digarap secara bersama antara pemerintah, industri keuangan dan
stake holders terkait lainnya, saya yakin kendala yang selama ini
diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif  terhadap
pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, termasuk pada kelompok Usaha
Mikro dan makro (UMKM),” ujarnya.

Untuk itu kata Saharuddin, dirinya menyambut baik kerja sama antar
seluruh pemangku kepentingan terkait. “Saya berharap agar pemerintah
Kabupaten se-Sulawesi Barat juga segera membentuk Tim Percepatan Akses
keuangan Daerah (TPAKD) di masing-masing Kabupaten untuk mempercepat
peningkatan akses keuangan masyarakat dan pelaku usaha di wilayah
Sulawesi Barat,” harapnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, jelas Saharuddin, berkomitmen
untuk mendukung program-program industri keuangan dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga dan meningkatkan
iklim dunia usaha,”Tentunya dengan memberikan ruang sebesar-besarnya
kepada industri keuangan dan pelaku usaha untuk tumbuh dan
berkembang,”pungkasnya.(Ali).