Pasca Penutupan Akses Rumah Tahfidz, Legislator PAN Minta Maaf Secara Terbuka

  • Whatsapp
Pasca Penutupan Akses Rumah Tahfidz, Legislator PAN Minta Maaf Secara Terbuka

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi PAN, Amiruddin, mengungkapkan permohonan maaf secara terbuka di depan tetangganya, Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad yang diwakili Pembina Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad Ustaz Abdul Wasid serta sejumlah santri dan penghuni rumah lainnya, Andriana Barrang.

Permohonan maaf ini diucapkan di Ruang Rapat Kantor Lurah Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (28/7/2021).

Bacaan Lainnya

Hadir pula pada kesempatan ini, Camat Panakkukang Muh Thahir Rasyid, Kapolsek Panakkukang AKP Andi Ali Surya, Danramil Panakukkang-Manggala Mayor ARH Rohmad Agus Hidayat, Plh Lurah Masale Andi Muddariah, dan Ketua LPM Masale Faizal Suyuthi.

Amiruddin mengatakan, sebagai manusia biasa dirinya tidak lulut dari kesalahan.

“Insya Allah, saya akan lebih baik ke depannya dengan adanya kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu. Hal ini menjadi pelajaran bagi saya pribadi dan keluarga besar kami di Makassar dan Pangkep, ujarnya.

“Permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya atas apa yang kami perbuat, saya bersama keluarga. Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Sekali lagi, saya mohon-mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Amiruddin penuh haru.

Pada kesempatan ini, Amiruddin juga menyatakan akan menjual rumahnya tersebut yang berada di Jl. Ance Dg Ngoyo Lrg 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

“Pada kesempatan ini, saya juga menyatakan akan menjual rumah kami ini. Kalau ada yang berminat bisa menghubungi saya langsung,” ungkapnya.

“Sekaligus pada kesempatan ini, saya izin pamit dari rumah kami di Makassar. Walau, rumah tinggal utama kami bukan di sini, tetapi kami pamit akan pindah kembali ke Kabupaten Pangkep. Selama ini, saya memang berdomisili dan banyak beraktivitas di Kabupaten Pangkep,” tambahnya.

Usai menyampaikan permohonan maafnya, Amiruddin juga menandatangani surat permohonan maaf di atas kertas bermeterai.

Pembina Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad Ustaz Abdul Wasid menyambut baik pertemuan yang dimediasi Plh Lurah Masale Andi Muddariah ini.

“Alhamdulillah, kami lega apalagi beliau, Pak Amiruddin, sangat tulus minta maaf. Yang utama habluminannas (hubungan sesama manusia) kita tetap terjaga,” ujarnya singkat.

Camat Panakkukang, Muh Thahir Rasyid, bersyukur dengan adanya pertemuan damai antar kedua belah pihak.

“Alhamdulillah, harapan saya memang kerukunan antar tetangga dijaga, tidak hanya di sini, Kelurahan Masale, tetapi di Kecamatan Panakkukang pada umumnya. Kalau kita membina hubungan baik sesama tetangga akan mendapatkan rahmat, tetangga adalah keluarga terdekat kita,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Panakkukang, AKP Andi Ali Surya, menekankan pentingnya menciptakan suasana tenang dan damai antar bertetangga.

“Kita harus bertetangga tenang, damai, dan hidup rukun,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan media dan menjadi viral hingga nasional, pintu belakang Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad yang berada di Jl Ance Daeng Ngoyo, Lorong 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, ditutup dengan tembok dilakukan tetangganya, yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi PAN. Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad ini sendiri beralamat di Kompleks IDI Pettarani, Jl. Bumi Karsa Blok GA 9 Nomor 2, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Namun, setelah adanya perintah dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kepada Camat Panakkukang Muh Thahir Rasyid akhirnya tembok itu dibongkar, Sabtu (24/7/2021) lalu. (ris)

 

Pos terkait