Panen Bawang Merah di Kawasan Fajar Group, Bupati: Hasilnya akan Kita Tangkarkan Jadi Bibit Lagi

  • Whatsapp
Panen Bawang Merah di Kawasan Fajar Group, Bupati: Hasilnya akan Kita Tangkarkan Jadi Bibit Lagi

ENREKANG, UPEKS.co.id — Bupati Enrekang Muslimin Bando bertekad merubah paradigma Para petani. Dia menegaskan petani harus sukses. Jika selama ini petani banyak mengandalkan bibit dari luar, kini Bupati targetkan akan produksi bibit bawang sendiri yang kualitasnya tentu jauh lebih terjaga.

“Untuk itu semua yang kita panen hari ini yang mungkin sampai 25 ton, akan kita jadikan bibit kembali,” tutup MB.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Bupati pada saat melakukan panen yang pertama kali di Kawasan Fajar Grup. Panen dilakukan setelah bawang merah memasuki usia 60 hari setelah tanam.

Panen Bawang Merah di Kawasan Fajar Group, Bupati: Hasilnya akan Kita Tangkarkan Jadi Bibit Lagi

“Bismillah, hari ini kita panen bawang merah di Fajar Grup Maiwa setelah 60 hari. Jumlah bibit yang kita tanam kemarin sebanyak 2,5 ton. Bawang kita panen hari ini, InsyaAllah akan kita tangkarkan kembali jadi bibit,” ujar MB sambil mulai mencabut bawang.

Maiwa dikenal sebagai daerah yang cukup panas dan tanahnya berpasir dengan ketinggian 90 mdpl, sehingga bawang yang di produksi relatif tidak banyak mengandung kadar air.

Dengan bibit 2,5 ton yang di tanam, menurut perkiraan Bupati, hasilnya bisa satu banding sepuluh, artinya perkiraan nantinya adalah 25 ton bawang merah yang di panen hari ini.

Menurut MB, pertanian bawang merah menyerap banyak tenaga kerja dengan sistem manajemen yang profesional, mulai dari proses pengolahan lahan, perawatan sampai pada panen hari ini semuanya menggunakan tenaga kerja.

Pemanfaatan teknologi juga sudah tidak manual dengan menggunakan mesin untuk membuka lahan. Termasuk dalam penyemprotan pestisida, sudah tidak menggunakan lagi handstrayer, tapi menggunakan selang yang di sambung ke drum, yang kapasitas nya bisa mencapai 200 liter satu kali penyemprotan, ini juga sangat hemat waktu. (Sry)