Nikmati Mudahnya Peroleh Kacamata melalui Program JKN-KIS

  • Whatsapp
Narasumber : Baharuddin Jalil
Narasumber : Baharuddin Jalil

Mamuju, Upeks.co.id – Mata merupakan bagian panca indera terpenting bagi seseorang. Hal inilah yang dikatakan oleh Baharuddin Jalil (43), seorang ketua RT II lingkungan Bakka, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Baharuddin ditemui tim Jamkesnews setelah mengikuti sosialisasi di aula Kelurahan Rimuku pada Selasa, (04/05).

Baharuddin mengakui mengalami keluhan mata yang dialami sejak beberapa tahun yang lalu. Untungnya ayah lima orang anak ini sudah mendapatkan Kartu JKN-KIS, oleh karena itu tidak ada kendala dalam pengobatan mata yang telah dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya sering merasa pusing, dan pandangan saya sering berkunang-kunang, karena sudah sering seperti itu akhirnya saya memeriksakan diri ke Puskesmas Binanga. Kebetulan saya memiliki Kartu JKN-KIS yang saya dapat dari kantor kelurahan. Katanya saya mendapat kartu bantuan dari Pemerintah Pusat sebegai peserta PBI JK. Alhamdulillah sebelumnya sudah sering pakai kartu ini jadi sudah paham bagaimana alur pemakaian kartu ini,” ujar Baharuddin.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seluruh peserta JKN-KIS mempunyai hak untuk mendapatkan manfaat bantuan kacamata sesuai dengan kelasnya terdaftar. Namun perlu diperhatikan bahwa manfaat kacamata tersebut hanya dapat diberikan sesuai dengan indikasi medis yang jelas dari dokter serta selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah saya sendiri periksa mata setelah dirujuk dari puskesmas Binanga ke RS Mitra Manakarra, prosesnya juga sangat mudah. Karena pada saat itu petugas Puskesmas mengatakan bahwa belum ada alat pemeriksaan refraksi akhirnya dirujuk. Setelah dari RS Mitra saya lanjut menuju Optik Internasional untuk mendapatkan kacamata yang saya inginkan. Setelah itu ternyata saya langsung mendapatkan kacamata tanpa harus menambah uang, karena saya ingin sesuai dengan haknya,” tuturnya.

Di akhir percakapan, Baharuddin sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah berhasil menyelenggarakan Program JKN-KIS bagi masyarakat.

“Terima kasih atas perhatian pemerintah dan BPJS Kesehatan kepada kami, ternyata tidak hanya menanggung biaya perawatan, tetapi juga terhadap kami yang membutuhkan alat kesehatan seperti kacamata. Saya berharap agar program ini terus ada, karena manfaatnya jelas dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Bagi peserta mandiri saya berpesan agar selalu membayar iurannya tepat waktu, karena dengan membayar iuran artinya telah membantu orang lain yang tidak mampu,” ucap Baharuddin.(jamkesnews)