M Yahya Reses, Temui Konstituen di Batudoang dan Kapasa

M Yahya Reses, Temui Konstituen di Batudoang dan Kapasa

MAKASSAR, Upeks.co.id—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dri Fraksi NasDem M Yahya menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2020/2021 di enam titik berbeda, dimulai Rabu (14/7/2021). 

Lokasi yang dituju anggota legislatif asal Daerah Pemilihan (Dapil) III  Biringkanaya-Tamalanrea ini berada di RT.03/RW.03 Batu Doang Kelurahan Kapasa Raya Kecamatan Tamalanrea. Kemudian dilanjutkan di lokasi kedua, RT. 04/RW.06 Kapasa Kelurahan Kapasa Raya Kecamatan Tamalanrea.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, M Yahya mengingatkan menerapkan protokol kesehatan yakni menggunakan masker dan menjaga jarak. “Melihat kondisi saat ini Makassar secara nasional masih tergolong zona orange, sehingga kita tidak boleh lengah,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kapasa Raya Aiptu M. Arfah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pelda Iqbal, Ketua Tim Bijanta Fachruddin Hafid dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. 

Dalam kesempatan itu, M Yahya yang juga Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tamalanrea, menyampaikan tentang kegiatan reses yang dilakukann pihaknya secara bergilir. “Reses adalah kewajiban bagi seorang anggota legislatif. Jadwalnya terbatas dalam setahun. Hanya tiga kali penyelenggaraan ketemu konstituen,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, reses sebelumnya sudah ada beberapa aspirasi yang diserap. Tapi kondisi pandemi, sehingga beberapa diantaranya belum bisa direalisasikan akibat pengurangan anggaran. “Saya tidak berjanji pengaduan yang masuk kami tetap usahakan agar bisa direalisasikan,”ungkapnya.M Yahya Reses, Temui Konstituen di Batudoang dan Kapasa

Sementara Lurah Kapasa Raya Abu Bakar dalam kesempatan itu menyampaikan program Makassar Recover yang digagas Pemkot Makassar dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Hal itu ditandai dengan pembentukan Satgas Detektor untuk mendata kondisi kesehatan warga melalui sebuah aplikasi. “Tidak ada vaksin, karena hanya pendataan kesehatan warga berdasarkan KK,” ujarnya.

Pihaknya meminta kerjasama warga untuk membuat Kapasa Raya menjadi zona hijau. Karena  minggu lalu sudah muncul lima kasus positif. Kemudian, muncul kasus baru tiga kasus sehingga sehingga menjadi delapan.

Dia juga menyampaikan pihak yang selalu menyebar informasi yang tidak benar agar tidak melakukan hal itu. Pasalnya, Pemkot Makassar melakukan pencarian untuk melakukan tindakan. (rls)