Lepas dari Tanggungan Orang Tua, Ainun Lanjut Jadi Peserta JKN-KIS Mandiri

  • Whatsapp
Narasumber : NUR AINUN
Narasumber : NUR AINUN

Parepare, Upeks.co.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berperan penting dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia. Bagi banyak masyarakat, memiliki kartu JKN-KIS sudah menjadi kebutuhan pokok.

Demikian menurut Nur Ainun (22), seorang anak PNS. Ia mengaku sedang mengurus peralihan kepesertaannya dari Pekerja Penerima Upah (PPU) menjadi Pekerna Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri.

Bacaan Lainnya

“Saya ke sini untuk mengurus kepesertaan kartu JKN-KIS saya, yang sebelumnya kelas I dan masuk tanggungan bapak saya yang PNS, menjadi kelas III mandiri. Karena saya sudah berusia 22 tahun, dan sudah bekerja, saya tahu kalau saya  sudah tidak masuk tanggungan bapak saya lagi,” kata Ainun.

Ia mengaku selama menjadi peserta, ia sudah beberapa kali memanfaatkan layanan kesehatan saat sakit menggunakan kartu JKN-KIS

“Waktu itu saya punya masalah dengan kesehatan kulit yang gatal ketika musim hujan tiba dan perih. Sudah saya obati sendiri tapi tidak kunjung sembuh. Akhirnya saya berobat ke Puskesmas,” lanjutnya.

Ainun mengakui pelayanan yang dia terima baik di Puskesmas maupun ketika dirujuk ke rumah sakit, selalu baik. Ainun menambahkan, dengan bekerja sebagai konsultan kesehatan pada sebuah yayasan kanker, membuat Ainun tahu betul arti sebuah kesehatan dan besarnya biaya yang timbul jika seseorang jatuh sakit.

“Saya tidak tahu kapan saya sakit. Makanya setelah tidak ditanggung lagi iurannya dari gaji bapak, saya berinisiatif untuk mengurus kartu saya agar tetap aktif. Jadi jika sewaktu-waktu saya sakit, kartunya dapat langsung saya gunakan,” tutur Ainun.(jamkesnews)

Pos terkait