Kunjungi Kampung KB, Bupati Bantaeng Minta Perempuan Jadi Motor Penggerak Sektor Pembangunan

  • Whatsapp
Kunjungi Kampung KB, Bupati Bantaeng Minta Perempuan Jadi Motor Penggerak Sektor Pembangunan

BANTAENG, UPEKS.co.id — Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dalm hal ini Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana, baru saja menggelar kegiatan Mekanisme Operasional Lini Lapangan Kampung KB tahun anggaran 2021 di Cabodo, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Jum’at (30/7).

Dalam lamporannya, Kepala Bidang KB, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Bantaeng, Sahruddin Dg. Ridho, mengatakan bahwa beberapa hari lalu Dinas PPKB aktif melakukan kegiatan di Kampung KB dan sampai hari ini telah diundang sebanyak 2.777 peserta se-Kab. Bantaeng. Dan hari ini juga telah diundang sebanyak 40 orang yang terdiri dari kader-kader, Ketua RT dan RW juga perwakilan dari tokoh wanita yang kesemuanya dihadirkan guna bisa memahami program Bangga Kencana yaitu pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana.

Bacaan Lainnya

“Melalui berbagai macam pertemuan yang kami lakukan di Kampung KB, diseminasi terkait program Bangga Kencana dapat diketahui dan dapat disebarluaskan ditengah-tengah masyarakat utamanya di Kampung KB. Di beberapa Kampung KB telah dilakukan intervensi berbagai macam program dengan melibatkan beberapa OPD terkait di Kab. Bantaeng, dan manfaat dari Kampung KB telah dirasakan oleh masyarakat”, ujarnya.

Ditambahkannya bahwa dengan hadirnya Kampung KB ini banyak program OPD bisa tersosialisasikan dan banyak pula program dinas terkait dapat terlaksana di Kampung KB. Karena Dinas PPKB tidak hanya berurusan dengan alat kontrasepsi, namun ada pula program pembangunan keluarga yang di dalamnya ada pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, juga persoalan kependudukan yang kesemuanya bermuara pada peningkatan SDM serta sejalan dengan visi misi Bapak Bupati.

Sementara itu Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang pada kesempatan itu didampingi oleh Kepala Dinas PPKB, Abdi Sam, mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan ini, kepentingannya tidak hanya tentang seperti apa itu alat kontrasepsi, tetapi lebih jauh daripada itu diharapkan bahwa semua sektor pembangunan yang menjadi motor adalah ibu-ibu dan perempuan. “Tidak ada pembangunan yang bisa sukses dan lancar kalau tidak ada peran perempuan di dalamnya”, kata Bupati.

“Semua sektor pembangunan berdasarkan hasil evaluasi, akan sangat efektif kalau digerakkan oleh Kampung KB yang di dalamnya adalah ibu-ibu dan perempuan. Kampung KB InsyaAllah akan senantiasa menjadi motor seluruh sektor pembangunan baik itu kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur yang ada di kelurahan dan kecamatan”, lanjut Bupati.

Bupati juga meminta kepada Dinas PPKB untuk menjadi motor yang senantiasa memberikan ruang aktivitas kepada para ibu dan perempuan untuk dijembatani kepada seluruh OPD terkait. “Jaga kebersamaan dan kekompakan, ibu-ibu dan perempuan harus senantiasa peduli dengan semua persoalan-persoalan yang ada di sekitarnya untuk disampaikan dan dirumuskan bersama”, tutup Bupati.(Irwan.Patra)